Selasa, 22 Juni 2021 02:08

Jumlahnya Dibatasi, Pasar Takjil Boleh Buka di Pusat Kota Blitar

Kamis, 15 April 2021 16:32 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Akina Nur Alana
Jumlahnya Dibatasi, Pasar Takjil Boleh Buka di Pusat Kota Blitar
Pemkot Blitar memasang spanduk di lokasi pasar takjil. (foto:ist)

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Pasar takjil di Jalan Ahmad Yani Kota Blitar bakal kembali dibuka mulai Kamis, 15 April 2021. Meski boleh beroperasi kembali, namun Pemerintah Kota Blitar membatasi jumlah pedagang. Adapun yang diperbolehkan membuka lapak di jantung Kota Blitar itu hanya 60 pedagang.

Hal ini seperti diungkapkan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Blitar Arianto. Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa selain pembatasan jumlah pedagang, pihaknya juga meminta agar pedagang tidak berjualan di depan Markas Kodim 0808/Blitar.

"Sudah kita rapatkan soal pasar takjil di Jalan Ahmad Yani. Tetap dilaksanakan dengan catatan menerapkan protokol kesehatan. Jadi yang jualan itu jumlahnya hanya 50 persen jika dibandingkan sebelum pandemi. Mungkin hanya sekitar 60 pedagang," ujar Arianto, Kamis (15/4/2021).

Dia menambahkan, untuk menerapkan protokol kesehatan, para pedagang diberi jarak 2 meter satu dengan yang lain. Selain itu, sebelumnya Disperdagin Kota Blitar juga telah mendata para pedagang yang akan berjualan di pasar takjil Jalan Ahmad Yani Kota Blitar. Mereka diminta menyerahkan persyaratan berupa fotokopi KTP dan KK (Kartu Keluarga) ke Disperdagin Kota Blitar. Mereka kemudian diseleksi, jika dianggap memenuhi syarat akan diberi id card berjualan di pasar takjil.

BACA JUGA : 

Putus Sebaran Corona, Kota Blitar Mulai Berlakukan Tes Covid-19 bagi Wisatawan

Wali Kota Blitar Janji Beri Santunan Keluarga Korban Tembok Roboh

Pesepeda Asal Blitar Meninggal Saat Makan Nasi Pecel di Wates Kediri

Cegah Lonjakan Covid-19, Pemkot Blitar Perketat Pengawasan di Lokasi Wisata

"Kami juga koordinasi dengan Satgas Covid-19, Dishub, Satpol PP, Polri, dan TNI untuk memantau pelaksanaan protokol kesehatan di pasar takjil. Nantinya, kalaupun ada kerumunan bisa langsung diatasi. Namun harapan kami, pedagang dan pembeli sadar prokes," pungkasnya.

Perlu diketahui, pada Ramadan 2020 lalu Pemkot Blitar melarang adanya pasar takjil di Jalan Ahmad Yani karena dinilai bisa menyebabkan kerumunan. Dikhawatirkan, kerumunan menyebabkan penularan Covid-19 yang kala itu kasusnya cukup tinggi di Kota Blitar. (ina/zar)

Jambret Hp di Pasuruan Babak Belur Dihakimi Massa
Senin, 21 Juni 2021 23:15 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Pelaku jambret seorang ibu-ibu di Kota Pasuruan, Jawa Timur, babak belur dihajar massa pada Sabtu (19/06/2021) malam kemarin. Seperti inilah rekaman video amatir milik salah satu warga, saat pelaku jambret berinisial...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Senin, 21 Juni 2021 06:15 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Meski diblokade oleh Amerika Serikat (AS), ternyata Iran tetap berkembang. Bahkan ilmu kedokteran di negeri para mullah itu berkembang sangat dahsyat. Termasuk transplantasi hati. Dokternya, Dr Ali Malek Hossein...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...