Kamis, 13 Mei 2021 12:05

Tanggul Sungai Kalasan Jebol, ​Puluhan Hektare Tanaman Padi di Kediri Terancam Gagal Panen

Kamis, 15 April 2021 17:03 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Muji Harjita
Tanggul Sungai Kalasan Jebol, ​Puluhan Hektare Tanaman Padi di Kediri Terancam Gagal Panen
Hamparan tanaman padi yang terendam air akibat tanggul Sungai Kalasan di Desa Gampengrejo, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri jebol. (foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Puluhan hektare tanaman padi terancam gagal panen setelah terendam air akibat tanggul Sungai Kalasan di Desa Gampengrejo, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri jebol sepanjang 3 meter.

Jebolnya tanggul tersebut diduga akibat curah hujan tinggi, sehingga Sungai Kalasan meluap. Berbarengan dengan meluapnya Sungai Kalasan tersebut, terbawa juga pohon randu dan pohon pisang yang menyumbat dam.

Rawuhan (70), Petani Desa Gampeng ketika ditemui di lokasi menjelaskan bahwa pada kemarin sore (Rabu, 14/4/2021) sekitar pukul 16.00 WIB, terjadi hujan deras yang menyebabkan Sungai Kalasan banjir.

"Banjir itu membawa aneka sampah termasuk pohon randu dan pohon pisang yang jumlahnya banyak. Pohon randu dan pohon pisang lalu menyumbat dam, sehingga air sungai meluap dan menjebol tanggul," kata Rawuhan, Kamis (15/4/2021).

BACA JUGA : 

Warga Kediri Tewas Terkena Ledakan Petasan yang Dibuatnya Sendiri, Tubuh Putus Menjadi Tiga Bagian

Wali Kota Kediri Siapkan Pekerjaan bagi Istri Salah Satu Pahlawan KRI Nanggala-402

Serahkan Bantuan Si Jamal, ​Wali Kota Kediri Inginkan Anak Janda Bisa Angkat Derajat Keluarganya

Tinjau Simpang Tiga Mengkreng Kabupaten Kediri, Dirregident Korlantas Polri: Aman dan Kondusif

Menurut Rawuhan, akibat jebolnya tanggul itu, tanaman padi yang berada di sebelah timur sungai yang siap dipanen jadi terendam. Bila air tidak segera surut dan tanggul tidak segera diperbaiki, tanaman padi tersebut terancam gagal dipanen.

"Tanggul di sebelah utara tanggul yang jebol saat ini, sebelumnya juga sudah jebol diterjang banjir," tutup Rawuhan.

Menanggapi kejadian tersebut, Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri Slamet Turmudi mengatakan bahwa BPBD Kabupaten Kediri langsung mendatangi lokasi begitu mendapat informasi ada tanggul jebol di Gampengrejo.

Menurut Slamet, sebelumnya petugas dari Kecamatan Gampengrejo dan tiga pilar Desa Gampengrejo sudah melakukan pengecekan di lokasi, sementara menunggu air surut, untuk memperbaiki tanggul yang jebol tersebut.

"Akan kami bantu sesek, patok, dan glansing untuk penutupan tanggul yang jebol itu," kata Slamet Turmudi. (uji/zar)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 13 Mei 2021 08:15 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Tulisan Dahlan Iskan tentang Revolusi Energi edisi 2 ini menarik dinikmati pada Hari Raya Idul Fitri. Memang tergolong berat dan berbobot. Tapi mudah dicerna. Apalagi ditulis secara "sederhana" dalam bentuk pointer-pointer ...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...