Kamis, 13 Mei 2021 13:54

Pastikan Layak Makan, Pemkot Kediri Gelar Sidak Takjil di Pusat Keramaian

Kamis, 15 April 2021 22:30 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Muji Harjita
Pastikan Layak Makan, Pemkot Kediri Gelar Sidak Takjil di Pusat Keramaian
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dr. Fauzan Adima (kiri) bersama petugas dari BPOM sedang mengecek makanan dan minuman yang dijajakan oleh para pedagang. foto: ist.

KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Saat bulan Ramadan seperti sekarang ini, banyak pedagang dadakan yang menjajakan berbagai olahan makanan dan minuman untuk berbuka puasa di sejumlah pusat keramaian di Kota Kediri.

Menyikapi fenomena tersebut, Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kesehatan, Kamis (15/4/2021) menggelar sidak takjil guna memastikan makanan-makanan tersebut layak makan dan tidak mengandung zat-zat berbahaya. Sidak tersebut dilaksanakan di Jalan Hayam Wuruk dan Jaksa Agung.

Tidak hanya Dinas Kesehatan dan BPOM Kota Kediri, sidak tersebut juga melibatkan Bagian Administrasi Perekonomian Kota Kediri, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, dan Satpol PP. Selain itu, unsur kepolisian Polres Kediri Kota juga turut andil dalam sidak gabungan kali ini.

“Kami bersama dengan loka BPOM Kediri (Badan Pengawas Obat dan Makanan) menggelar sidak takjil guna memastikan makanan dan minuman olahan yang dijajakan ini aman dari zat-zat berbahaya,” ungkap dr. Fauzan Adima, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri.

BACA JUGA : 

Larang Takbir Keliling, Polres Kediri Kota Siapkan 12 Titik Penyekatan

Wali Kota Kediri Siapkan Pekerjaan bagi Istri Salah Satu Pahlawan KRI Nanggala-402

Serahkan Bantuan Si Jamal, ​Wali Kota Kediri Inginkan Anak Janda Bisa Angkat Derajat Keluarganya

Pandemi Belum Usai, Pemkot Kediri Terus Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Isoman Covid-19

Menurut dr. Fauzan, dari hasil pengetesan langsung di lokasi, petugas tidak mendapati kandungan zat-zat berbahaya dari sejumlah makanan dan minuman yang diobservasi. “Dari semua sampel yang kita ambil, semua menunjukkan hasil negatif dari boraks, rodamin, dan juga formalin,” terang Fauzan kepada wartawan di Jalan Hayam Wuruk, Kota Kediri.

“Terkadang pedagang takjil tidak mengetahui dan memahami apakah bahan makanan yang mereka gunakan mengandung zat kimia yang berbahaya atau tidak. Sehingga kami memastikan dengan cara uji sampel seperti ini, pembeli merasa aman begitu juga dengan pedagang,” tandasnya.

Sekadar diketahui, Dinas Perdagangan dan Perindustrian mengeluarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) bagi paguyuban pedagang kaki lima takjil. SOP tersebut di antaranya membahas tentang lokasi yang bisa digunakan bagi penjaja takjil, yang meliputi Jalan Hayam Wuruk dan Jalan Jaksa Agung.

Pedagang takjil yang hendak berjualan juga diwajibkan untuk mendaftarkan diri terlebih dahulu kepada para koordinator paguyuban yang sebelumnya telah diberi tugas oleh disperdagin.

Sedangkan untuk lapak pedagang takjil diwajibkan berjarak 3 meter satu sama lain. Hal ini sejalan dengan penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 yang terjadi. Tidak hanya untuk pedagang, hal tersebut juga berlaku bagi para pembeli yang juga diminta untuk tertib protokol kesehatan saat berburu takjil. (uji/ian)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 13 Mei 2021 08:15 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Tulisan Dahlan Iskan tentang Revolusi Energi edisi 2 ini menarik dinikmati pada Hari Raya Idul Fitri. Memang tergolong berat dan berbobot. Tapi mudah dicerna. Apalagi ditulis secara "sederhana" dalam bentuk pointer-pointer ...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...