Sabtu, 08 Mei 2021 20:31

Wali Kota Eri Beri Pengarahan Guru se-Surabaya

Selasa, 04 Mei 2021 22:58 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Indrayadi
Wali Kota Eri Beri Pengarahan Guru se-Surabaya
Wali Kota Surabaya sedang memberikan pengarahan terhadap para guru se-Surabaya melalui zoom meeting, Selasa (4/5/2021)

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ribuan guru di Surabaya, mulai dari jenjang SD dan SMP baik negeri dan swasta, mengikuti pengarahan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi secara daring melalui zoom meeting dan siaran langsung di Youtube Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Senin (5/03/2021). Pengarahan tersebut dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional tahun 2021 serta untuk meningkatkan mutu guru SD dan SMP di Kota Surabaya.

Eri mengaku tahu betul perjuangan guru dalam masa Pandemi Covid-19 ini sangatlah berat. Bagaimana daya dan upaya guru untuk menciptakan kader bangsa yang hebat tidak dilakukan melalui pembelajaran tatap muka, melainkan dalam jaringan (daring) atau online. Dengan begitu, kemampuan guru serta inovasi para guru sangat dibutuhkan dalam pendidikan di masa-masa sulit.

“Dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional, kita bisa serentak bergerak untuk mewujudkan merdeka belajar dan kita semua meniru Ki Hajar Dewantara, Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani. Ini yang dicontohkan oleh Ki Hajar Dewantara,” ungkapnya.

Ia yakin Surabaya menjadi kota yang hebat, pendidikan menjadi kuat ketika seluruh stakeholder, terutama guru, menjadi garda depan dalam mewujudkan pendidikan yang maju di Kota Surabaya. “Saya berharap, sebagai guru menanamkan kepada anak didik bahwa pendidikan harus dicari terus, ilmu ini harus didapat, tidak pernah berhenti belajar,” tegasnya.

BACA JUGA : 

​Besok, Wali Kota Surabaya Resmikan Museum Olahraga, Bakal Dihadiri Mensos Risma

​Kajari Tanjung Perak Isi Materi Hukum dalam Ujicoba PTM di SMPN 1 Surabaya

Pemkot Surabaya Terima Bantuan 700 Paket Sembako

PSEL Benowo Jadi Pilot Project Nasional

Ia meminta, para guru tidak boleh tertinggal oleh peserta didik dalam hal teknologi. Kalau tidak, peserta didik akan semakin tertinggal. Meski demikian, ia memahami ada sebagian yang malas belajar dengan teknologi. Namun, mau tidak mau, guru harus belajar untuk pengajaran ke anak didik.

“Seperti yang sudah saya sampaikan tadi, belajar tidak pernah berhenti sampai napas terakhir, karena ilmu terus berkembang,” katanya.

Melihat data jumlah guru dan peserta didik jenjang SD dan SMP mulai setara antara sekolah negeri dan swasta. Hal ini yang diharapkan, karena sudah tidak ada perbedaan antara sekolah swasta dan negeri. Sehingga, pendidikan selama 9 tahun, anak didik di Kota Surabaya merasa nyaman untuk bersekolah di negeri atau swasta, tidak ada perbedaan kemampuan gurunya.

Eri meyakini tidak mungkin pemerintah jalan sendiri, tidak mungkin pemerintah bisa mengentas kebodohan di Kota Surabaya kalau tidak bergandengan tangan dengan sekolah-sekolah swasta di Kota Surabaya. Sesuai dengan visi Pemkot Surabaya, Gotong Royong Menuju Surabaya Kota Dunia yang Maju, Humanis dan Berkelanjutan, tidak bisa lepas dari segi pendidikan.

"Tidak ada beda antara guru negeri dan swasta, bagaimana kita semua ini saling melengkapi satu sama lainnya,” tutup Eri. (dra/ian)

Awal Mula Tarawih Cepat di Ponpes Hidayatullah Al Muhajirin Bangkalan
Jumat, 07 Mei 2021 23:44 WIB
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Ada fenomena yang selalu viral setiap Bulan Ramadan, yakni Salat Tarawih Cepat. Jika di Indramayu ada pesantren yang menuntaskan salat tarawih 23 rakaat dalam durasi hanya 6 menit, di Bangkalan juga ada pesantren ya...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 08 Mei 2021 09:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Genre baru persuratkabaran dimulai dari Singapura. Koran terkemuka di negeri singa itu mengubah diri menjadi not for profit. Perubahan drastis ini dilakukan setelah mengalami kemerosotan yang terus terjadi.Tapi apa beda...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...