Senin, 10 Mei 2021 13:54

Cek Kesiapan Akhir, Forkopimda Kota Batu Laksanakan ​Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2021

Rabu, 05 Mei 2021 12:06 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Agus Salimullah
Cek Kesiapan Akhir, Forkopimda Kota Batu Laksanakan ​Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2021
Wakil Wali Kota Batu H. Punjul Santoso bersama Kapolres Batu AKBP Catur C Wibowo saat melakukan pemantauan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2021 di Alun-Alun Kota Batu, Rabu (5/5/2021) pagi. (foto: ist)

KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Sebagai pengecekan akhir kesiapan pengamanan Idulfitri dan larangan mudik, diselenggarakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2021 di Alun-Alun Kota Batu, Rabu (5/5/2021) pagi. Apel ini dihadiri Wakil Wali Kota Batu H. Punjul Santoso dan Forkopimda Kota Batu.

Kapolres Batu AKBP Catur C Wibowo yang memimpin apel dalam amanatnya menyampaikan bahwa larangan mudik tahun ini diberlakukan karena berbagai hal. Salah satunya karena pengalaman Idulfitri tahun 2020 lalu.

Meskipun larangan mudik diberlakukan, diperkirakan tahun ini masih ada 17,5 juta orang yang melakukan mudik. Untuk itu, dalam Operasi Ketupat Semeru 2021 ini, polisi akan berupaya untuk mengamankan ketertiban sekaligus mencegah penyebaran Covid-19 dengan cara melarang kegiatan mudik.

"Jangan sampai peringatan Bulan Suci Ramadan dan Idulfitri menjadi kekhawatiran baru di masa mendatang," ujar Kapolres Batu.

BACA JUGA : 

Tidak Mudik dan Patuhi Prokes, Satlantas Polres Batu Berikan Reward Warga Batu

Wali Kota Batu Resmikan Huntara di Dusun Brau

Penyekatan di Perbatasan Sidoarjo Dimulai, 37 Kendaraan Disuruh Putar Balik

Kapolresta Sidoarjo Cek Kesiapan Pos Penyekatan Exit Tol Tambak Sumur Waru

Dalam Operasi Ketupat Semeru 2021, polisi tidak hanya menyosialisasikan tentang penegakan protokol kesehatan saja, tetapi juga tentang larangan mudik yang berlaku mulai 6-17 Mei 2021. Di mana masyarakat tidak boleh mudik/keluar wilayah rayon dan akan dibuat penyekatan di beberapa lokasi perbatasan antardaerah.

Bagi yang ketahuan melanggar, mereka akan dipaksa putar balik. Kecuali kendaraan pengangkut logistik, obat-obatan, dan pemadam kebakaran. Termasuk mereka yang melaksanakan perjalanan dinas yang dilengkapi dengan surat tugas, dan masyarakat yang memiliki keperluan mendesak seperti ada anggota keluarga yang meninggal, akan melahirkan, dan lainnya. (asa/zar)

Penjaga Rumah Ibadah Bertanya Berapa Rupiah Jatah Tuhan
Senin, 10 Mei 2021 00:00 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur edisi Ramadan edisi 28 ini mereview cerita Gus Dur tertang para penjaga rumah ibadah. “Mereka berembuk soal sumbangan umat kepada rumah ibadah yang mengalami surplus. Lalu mereka bertanya, berapa ja...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 10 Mei 2021 05:19 WIB
Oleh: Dahlan Iskan --- LEBARAN kompak: hari Kamis, 13 Mei 2021. Maka, Disway edisi Rabu, Kamis, Jumat di sekitar Lebaran itu, saya akan menurunkan tiga tulisan tentang kebijakan energi untuk kebangkitan negeri.Lebaran tahun ini banyak waktu untu...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...