Selasa, 22 Juni 2021 02:47

Pengamat Lalin Unej: Pengalihan Arus Memecah Kepadatan Sekaligus Akibatkan Penumpukan

Kamis, 06 Mei 2021 20:39 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yudi Indrawan
Pengamat Lalin Unej: Pengalihan Arus Memecah Kepadatan Sekaligus Akibatkan Penumpukan
Ilustrasi pengalihan arus.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Adanya pengalihan arus yang dilakukan sejak beberapa hari terakhir, membuat penumpukan volume kendaraan di beberapa ruas wilayah di Jember. Salah satunya di pertigaan Matahari atau Jalan Diponegoro hingga Jalan Sultan Agung.

Hal itu disampaikan oleh Pengamat Lalu Lintas Universitas Jember Sonya Sulistiyo, saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Kamis (6/5/2021). "Perubahan arus yang diterapkan saat ini memang bisa memecah kepadatan di Jalan Ahmad Yani dan sebagian di Jalan Trunojoyo," ujarnya.

Menurutnya, pengalihan arus itu efektif memecah kepadatan. "Tetapi sayangnya justru mengakibatkan penumpukan di pertigaan Matahari, Pasar Tanjung, Cokroaminoto, dan paling parah di Jompo," ungkap Sonya.

Dengan kondisi tersebut, ia menyarankan pihak Pemerintah Kabupaten dan juga Satlantas Polres Jember segera mencari solusi atas penumpukan kendaraan di ruas jalan.

BACA JUGA : 

Pemkab Jember Segera Buka Gerai Vaksinasi dan Pelayanan Drive Thru

Bupati Hendy Respons Cepat Arahan Menko untuk Penerapan PPKM Mikro di Jember

Gelar Siraman Rohani untuk Para Pejabatnya, Bupati Hendy dan Wabup Gus Firjoun Undang Gus Miftah

Dukung Program Bupati, Dinkes Jember Wajibkan Puskesmas Penuhi Standar Pelayanan Ramah Anak

"Beberapa hari ke depan, Pemkab dan Satlantas Polres Jember dapat mencari solusi, mengingat puncak kepadatan arus lalu lintas diprediksi terjadi sejak hari Minggu besok," ungkapnya.

Selain akibat peningkatan aktivitas masyarakat menjelang lebaran di pusat kota, Sonya berpendapat hambatan yang terjadi di sepanjang Jalan Cokroaminoto, akibat sudut parkir kendaraan terlalu lebar sehingga terjadi penyempitan jalan. "Ya, salah satu kemacetan itu dikarenakan adanya penyempitan jalan akibat parkir kendaraan,” tutupnya. (yud/ian)

Jambret Hp di Pasuruan Babak Belur Dihakimi Massa
Senin, 21 Juni 2021 23:15 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Pelaku jambret seorang ibu-ibu di Kota Pasuruan, Jawa Timur, babak belur dihajar massa pada Sabtu (19/06/2021) malam kemarin. Seperti inilah rekaman video amatir milik salah satu warga, saat pelaku jambret berinisial...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Senin, 21 Juni 2021 06:15 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Meski diblokade oleh Amerika Serikat (AS), ternyata Iran tetap berkembang. Bahkan ilmu kedokteran di negeri para mullah itu berkembang sangat dahsyat. Termasuk transplantasi hati. Dokternya, Dr Ali Malek Hossein...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...