Walikota Mojokerto Galakkan Gemar Membaca

Walikota Mojokerto Galakkan Gemar Membaca Walikota Mojokerto H Mas’ud Yunus saat menyampaikan pidatonya. (rochmad aris/BangsaOnline.com)

Lebih lanjut dikatakanya, Kota Mojokerto telah memiliki program Kota Mojokerto Berlingkungan Pendidikan (PKMBP).

“Tiap senin saya beserta kepala SKPD, tokoh masyarakat dan satgas, turun ke RW untuk melihat apakah anak-anak belajar dan membaca ketika di rumah, apakah orang tua mendampingi anaknya belajar. Harapannya, dengan ini budaya baca di kota mojokerto akan menjadi karakter masyarakat kota Mojokerto,” ungkapnya.

Dari 241 keluarga kota Mojokerto yang dikunjungi selama setahun, jelas Mas’ud, hanya 27% yang memiliki perpustakan keluarga.

“Budaya baca masih perlu ditingkatkan. Dengan membaca maka dapat memutus mata rantai kemiskinan. Esensi pendidikan adalah budaya baca, dan budaya baca terlahir dari peran seorang ibu dalam keluarga. Jadi peran ibu sangatlah penting. Dengan mendongeng bisa membentuk karakter, dan bisa membentuk optimism melalui cerita positif yang bisa mengantar anak-anak ke gerbang kemajuan, kesejahteraan dan kebahagiaan,” paparnya.

Menurut, Walikota, saat ini masyarakat masih senang budaya dengar dan lihat, bukan budaya baca. “Oleh karena itu, mari kita tingkatkan semangat membaca, untuk ibu TP. PKK baik kota kecamatan, dan kelurahan, hendaknya memuat program untuk meningkatkan minat baca di tengah keluarga,” pungkasnya.

Dalam kesempatan ini, Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Provinsi Jawa Timur menobatkan Ketua TP PKK Kota Mojokerto sebagai Bunda Baca Kota Mojokerto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Peduli di Tengah Pandemi Covid-19, Wali Kota Mojokerto Gelontorkan Sembako Untuk Warga Kurang Mampu':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO