Pengguna jalan turun dari kendaraan ketika lagu Mars Pancasila dikumandangkan. (foto: ist.)
Sementara itu, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengajak para milenial mengaplikasikan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Ajakan ini disampaikan oleh wali kota usai mengikuti peringatan Hari Lahir Pancasila, Selasa (1/6), yang dipimpin langsung oleh Inspektur Upacara Presiden Joko Widodo.
"Kita perlu untuk membangkitkan dan mengaplikasikan Pancasila. Kita ada gebrakan setiap jam 2 siang mendengarkan lagu Mars Pancasila, nanti lama-lama semangat Pancasila akan kembali terbangun," terang wali kota.
Menurut wali kota, yang penting bisa meresapi dan menghayati Pancasila dan mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari karena dalam Pancasila mengandung etika, norma, dari sisi agama pun masih relate.
"Untuk pemuda, pegang teguh Pancasila karena itu suatu hal yang baik, identitas kita sebagai warga negara yang berkebangsaan," tandasnya.
Upacara Hari Lahir Pancasila sendiri diselenggarakan secara virtual dari Istana Kepresidenan, Bogor, dan diikuti serentak oleh pimpinan lembaga tinggi negara, lembaga negara, kementerian/lembaga, pemerintahan daerah di provinsi, kabupaten/kota, perwakilan Republik Indonesia di luar negeri, dan para tokoh lainnya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
Wali Kota Abdullah Abu Bakar bersama Forkopimda Kota Kediri mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila secara virtual di Ruang Joyoboyo dengan memakai baju adat kediren.
Untuk diketahui, Tanggal 1 Juni resmi ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila melalui Keputusan Presiden Joko Widodo Nomor 24 Tahun 2016. Presiden Joko Widodo menyampaikan keputusan ini melalui pidatonya pada peringatan Pidato Bung Karno 1 Juni 1945 di Gedung Merdeka, Bandung Tanggal 1 Juni 2016 lalu. (uji/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




