Kamis, 29 Juli 2021 06:02

Bayi Cantik Dibungkus Daun Pisang Ditemukan di Kebun Blitar, Langsung Diadopsi Warga Kota

Jumat, 04 Juni 2021 22:02 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Akina Nur Alana
Bayi Cantik Dibungkus Daun Pisang Ditemukan di Kebun Blitar, Langsung Diadopsi Warga Kota
Warga Kota Blitar yang hendak mengadopsi bayi perempuan yang ditemukan di kebun.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Warga Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar digegerkan dengan temuan bayi perempuan di kebun milik warga setempat.

Bayi berjenis kelamin perempuan itu ditemukan dalam kondisi baru dilahirkan dan tali pusarnya belum dipotong. Saat ditemukan, bayi cantik tersebut hanya dibungkus dengan daun pisang.

Bayi malang tersebut pertama kali ditemukan oleh warga setempat bernama Almail Zulfah. Dia kaget mendengar suara tangisan bayi dari arah belakang rumahnya.

Selanjutnya, saksi menghampiri suara tangisan tersebut dan menemukan bayi perempuan dalam bungkusan daun pisang. Selanjutnya, saksi memberi selimut dan membawa bayi ke rumah bidan desa setempat.

BACA JUGA : 

Stok Menipis, Wabup Blitar Minta Tambahan Vaksin Melalui Ketua DPD RI

Manfaatkan Bus Sekolah, Pemkot Blitar Launching Vaksinasi Door to Door

Kota Blitar Masuk PPKM Level 4, Santoso: Namun Ada Kelonggaran

84 Tahanan Polres Blitar Divaksin Covid-19

"Tadi ada warga lapor ke pamong desa soal penemuan bayi. Lalu dibawa ke sini. Langsung saya bersihkan. Kondisinya tali pusar sudah terpotong tapi masih panjang, lalu saya potong lagi. Berat badannya 2,3 kilogram dengan panjang 44 cm. Insyaallah kondisi sehat, tidak terlihat ada tanda biru. Perkiraan baru lahir dan usia kehamilan sudah cukup," ujar Bidan Desa Wasiati.

Dia menambahkan, usai ditemukan ia langsung didatangi oleh Sumiarti, warga yang hendak mengadopsi bayi. Sumarti bahkan jauh-jauh datang dari Kota Blitar yang jaraknya sekitar 15 kilometer dari lokasi penemuan bayi. Ia hendak mengadopsi jabang bayi tersebut.

"Iya saya ingin adopsi. Saya sudah lihat bayinya sehat dan cantik. Insyaallah dimudahkan prosesnya," ujar Sumarti. (ina/ian)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...