Tanah Longsor di Wlingi Blitar, Satu Warga Meninggal Dunia Tertimbun

Tanah Longsor di Wlingi Blitar, Satu Warga Meninggal Dunia Tertimbun Kondisi tebing yang longsor di Dusun Genjong, Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Minggu (15/3/2026).

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Bencana tanah longsor terjadi di Dusun Genjong, Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Minggu (15/3/2026) sekira pukul 15.30 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu warga meninggal dunia setelah tertimbun material longsor.

Longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari. Tebing di sekitar rumah warga menjadi labil hingga akhirnya ambrol dan menimpa area di bawahnya.

Dari laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, longsor bermula dari dapur rumah milik Jino yang berada di atas tebing.

"Pada saat kejadian, seorang warga bernama Suyoto (57) sedang melintas di bawah tebing untuk mencari pakan ternak atau ramban (ngarit). Korban tertimpa material tanah yang runtuh dan langsung tertimbun longsoran," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar Wahyudi.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melakukan pencarian bersama tim yang berada di lokasi. Setelah dilakukan upaya pencarian, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

Selain menelan korban jiwa, longsor juga berdampak pada rumah milik Jino yang berada di RT 03 RW 10 Dusun Genjong. Bagian dapur rumah yang berada di atas tebing mengalami kerusakan akibat longsor. Rumah tersebut dihuni lima orang, termasuk seorang anak berusia empat tahun.

BPBD Kabupaten Blitar langsung menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan awal.

"Sebagai langkah darurat, BPBD memasang terpal pada bagian tebing yang longsor guna meminimalisir potensi longsor susulan, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi," imbuhnya.

Selain itu, BPBD juga berkoordinasi dengan perangkat Desa Ngadirenggo serta unsur terkait lainnya untuk penanganan lebih lanjut di lokasi bencana.

Saat laporan disampaikan, kondisi cuaca di lokasi terpantau masih hujan ringan. Tim BPBD, babinsa, perangkat desa, dan warga masih melakukan pemantauan di sekitar area longsor.

Masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi kejadian diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan, terutama apabila hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi. (ina/rev)