Kamis, 29 Juli 2021 16:14

Cetak Santripreneur, Pemkab Sumenep Prioritaskan ​Program Kewirausahaan Pesantren

Selasa, 08 Juni 2021 20:28 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Alan Sahlan
Cetak Santripreneur, Pemkab Sumenep Prioritaskan ​Program Kewirausahaan Pesantren
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep Drs. H. Yayak Nurwahyudi saat Focus Grup Discussion (FGD) Model Pengembangan Entrepreneurship Berbasis Pesantren di Kantor Bappeda Sumenep. (foto: ist)

SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep di bawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi dan Wakil Bupati Hj. Dewi Khalifah, berkomitmen menjadikan pesantren tidak hanya sebagai lembaga transfer ilmu agama saja, melainkan juga memiliki kepedulian terhadap masalah kewirausahaan.

Hal itu bisa dilihat dari salah satu program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep periode 2021-2024, yakni Mencetak Wirausaha Santri dan Kalangan Muda di Era Industri 4.0. Juga bisa dilihat kontribusi pesantren terhadap pembangunan daerah menempati posisi penting. Selama ini, pesantren telah berperan penting sebagai sarana peningkatan SDM.

Diketahui, Kabupaten Sumenep memiliki lebih dari 300 pesantren yang tersebar di semua kecamatan dengan jumlah santri mencapai puluhan ribu.

"Melalui program kewirausahaan di pesantren diharapkan akan mengantisipasi munculnya orang miskin baru (OMB) di Kabupaten Sumenep," terang Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep Drs. H. Yayak Nurwahyudi saat Focus Grup Discussion (FGD) Model Pengembangan Entrepreneurship Berbasis Pesantren di Kantor Bappeda Sumenep beberapa waktu lalu.

BACA JUGA : 

Tekan Penularan Covid-19 Klaster Keluarga, DPRD Sumenep Minta Masyarakat Tetap Patuhi Prokes

Soal Vaksinasi Covid-19, Tokoh Masyarakat Pasongsongan: Jangan Percaya Kabar Burung

Kajari Sumenep: Denda Pelanggar PPKM Darurat untuk Kas Negara

Tekan Sebaran Covid-19, Polsek Kangean Kerja Bareng Koramil 0827/18 Sosialisasikan Prokes

Program kewirausahaan pesantren akan dilaksanakan sejak tahun ini dengan anggaran berasal dari APBD Kabupaten Sumenep, dengan program tersebut diharapkan menumbuhkan kreativitas usaha para santri maupun alumni pesantren.

Sementara itu, Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Sumenep Helmi mengatakan, FGD yang dilaksanakan oleh Bappeda Sumenep merupakan upaya penyamaan persepsi terhadap hasil kajian model pengembangan kewirausahaan pesantren di Kabupaten Sumenep.

Oleh karena itu, pihaknya kerja bareng perguruan tinggi untuk melakukan kajian dimaksud dan hasilnya akan menjadi bahan referensi dan kebijakan program unggulan wirausaha santri sehingga program unggulan tersebut bisa berjalan optimal.

"Setiap program yang direncanakan dengan baik Insya Allah hasilnya juga maksimal. Saat FGD, masukan-masukan konstruktif bermunculan dari organisasi perangkat daerah (OPD), Kementerian Agama, juga dari kalangan pesantren. Hal ini menambah optimisme dalam mengembangkan wirausaha pesantren di Kabupaten Sumenep," jelasnya. (aln/zar)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...