Kamis, 29 Juli 2021 13:34

Tiga Warga Jatim Terinfeksi Varian Baru Covid-19 Asal India

Senin, 14 Juni 2021 20:52 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: M. Didi Rosadi
Tiga Warga Jatim Terinfeksi Varian Baru Covid-19 Asal India
Gubernur Khofifah usai mengikuti rapat paripurna DPRD Jatim. (foto: ist)

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan bahwa ada tiga warga Jawa Timur terkonfirmasi terinfeksi Covid-19 jenis B16172 yang dikenal dengan strain India.

"Tadi pagi sudah keluar tiga orang terkonfirmasi B16172 berarti ini strain India," kata Khofifah usai rapat paripurna di Gedung DPRD Jatim, Senin (14/6/2021).

Dikatakan Khofifah, setelah mengetahui hasil tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 untuk melakukan penanganan lebih maksimal. Ketiga pasien Covid-19 itu masing-masing dirawat di RSLI Surabaya dan RSUR Bojonegoro.

Khofifah menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan tim tracing untuk melacak kontak erat dari pasien yang tertular strain India tersebut. Sehingga, tingkat penularan kasus baru Covid-19 bisa ditekan.

BACA JUGA : 

Simpang Siur Info Syarat Vaksin untuk Bansos, Wagub Emil Terjun ke Lokasi Penyaluran

Forkopimda Jatim Harap Pentahelix Bisa Bersinergi Wujudkan Herd Immunity di Jatim

Wartawan Pemprov Jatim Bagikan Daging Kurban ke Warga Terdampak Covid-19

Pemprov Jatim Kejar Target Vaksinasi 70 Persen Pelajar untuk Kekebalan Komunal

Khofifah mengaku masih menunggu hasil riset tim dari Unair Surabaya untuk mengetahui apakah ada strain lain yang masuk Jatim. Meski angka Rate Transmision (RT) Covid-19 di Jatim naik, Khofifah mengklaim bahwa tingkat hunian rumah sakit di Jatim masih belum mengkhawatirkan.

Gubernur Khofifah memastikan bed occupancy rate (BOR) ICU di Rumah Sakit Syarifah Ambami Rato Ebu sudah di bawah 60 persen, yakni 38 persen. Kemudian untuk BOR isolasi sebanyak 82 persen.

"Enam rumah sakit penyangga di Surabaya untuk penanganan Covid-19 di Bangkalan ini berjalan cukup efektif. Selain itu, penyekatan di Suramadu juga masih terus dilakukan hingga saat ini," ujar Alumnus FISIP Unair tersebut.

Mantan Menteri Sosial ini juga menugaskan kepada Koordinator Tim Tracing dr. Kohar Hari Santoso untuk melakukan tracing yang sudah terkonfirmasi pernah menjadi kontak erat dari tiga pasien tersebut. Menurutnya, kasus ini sama dengan yang di Kudus.

"Saat ini, Tim Penanganan Covid-19 Jatim menunggu hasil Genome Sequencing berikutnya. Kami berharap, semua dapat terkomunikasikan dan terkelola dengan baik. Kami juga meminta ada pengecekan dan ditelusuri menular dari mana virus varian baru tersebut. Apakah yang bersangkutan hanya kontak erat, ataukah Pekerja Migran Indonesia (PMI)," paparnya.

Dihubungi terpisah, Juru Bicara Satgas Covid-19 Jatim dr. Makhyan Jibril Al Farabi mengatakan, angka kesembuhan di Bangkalan dalam 7 hari terakhir sangat rendah. Yakni hanya sekitar 20 pasien.

"Untuk pasien Covid-19 yang meninggal di Bangkalan dalam sepekan terakhir sebanyak 41 orang. Sedangkan kasus aktif sebanyak 483. Ini menjadikan Bangkalan sebagai daerah dengan kasus aktif Covid-19 tertinggi di Jatim," jelasnya.

Lebih lanjut, Jibril mengatakan, untuk zonasi saat ini Bangkalan masuk zona oranye Covid-19. Sementara empat kecamatan di Bangkalan masuk zona merah. "Awalnya hanya Arosbaya yang zona merah. Saat di-tracing, banyak ditemukan kasus di beberapa kecamatan lain seperti Kecamatan Kota, Geger, dan Klampis," pungkasnya. (mdr/zar)

Giliran Pedagang di Kawasan Bangsal, Kutorejo, dan Pungging Terima Paket Sembako dari Gus Barra
Kamis, 29 Juli 2021 13:32 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...