Kamis, 29 Juli 2021 05:35

DPRD Tuban Canangkan Pelaksanaan Pilkades Berbasis E-Voting

Senin, 21 Juni 2021 23:56 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Gunawan Wihandono
DPRD Tuban Canangkan Pelaksanaan Pilkades Berbasis E-Voting
DPRD Tuban mulai menyusun regulasi terkait pelaksanaan pilkades berbasis e-voting.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - DPRD Tuban melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah, mulai menyusun regulasi terkait pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang rencananya dilaksanakan secara elektronik atau E-Voting.

Hal tersebut diutarakan Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Tuban, Mohamad Abu Cholifah.

"Proses pelaksanaan pilkades mendatang akan dilakukan secara elektronik. Dengan begitu, diharapkan mampu menjadi solusi dalam mengakselerasi kecanggihan teknologi digital," ujar Abu Cholifah, Senin (21/6/2021).

Abu menyebut untuk teknis pelaksanaannya akan diserahkan pada tenaga ahli yang membidangi. Sedangkan untuk regulasinya akan diatur dalam peraturan daerah. Hanya saja produk hukum ini masih dalam tahap pembahasan, yakni Perubahan Peraturan Daerah Nomor 07 Tahun 2015 Tentang Pemilihan Kepala Desa.

BACA JUGA : 

Masih Temukan Kerumunan, Fraksi PKB Desak Pemkab Tuban Perbaiki Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

Tersinggung Gegara SMS, Makam Berusia 10 Tahun di Jember Terpaksa Dipindah

47 Desa di Gresik Gelar Pilkades Serentak November Mendatang, Berikut Daftarnya

Soal Penundaan Pilkades Serentak, Dewan Sarankan DPMD Pasuruan Konsultasi ke Kemendagri

"Raperda Pemilihan Kepala Desa ini menjadi tanggung jawab Pansus II. Salah satu poin terpenting dari raperda ini adalah akan menggunakan aplikasi Electronic Voting atau E-Voting," imbuh politikus PDI-P ini.

“Secara elektronik, tidak dengan cara mencoblos. Kalau orang jawa menyebut ‘nutul’ gitu saja melalui aplikasi E-Voting,” ucap Abu yang juga Ketua Pansus II DPRD Tuban tersebut.

Namun begitu, implementasi E-Voting harus memiliki dasar hukum yang hari ini masih kerjakan oleh tim di Pansus II. Pandangan dari eksekutif, bahwa usulan Perubahan Peraturan Daerah Nomor 07 Tahun 2015 Tentang Pemilihan Kepala Desa yang diinisiasi DPRD dipandang perlu untuk segera ditindaklanjuti lebih mendalam, agar pada pelaksanaannya nanti memiliki kekuatan hukum tetap.

Sementara itu, Ketua DPRD Tuban Miyadi berharap pemilihan kepala desa secara elektronik bisa segera dimulai di Kabupaten Tuban. Dia menyebut sudah ada desa di kabupaten/kota di Indonesia memakai cara ini. Menurutnya, mengoptimalkan kecanggihan teknologi menjadi proyeksi ke depan dalam setiap pemilihan di setiap pesta demokrasi.

“Tentu saja nanti akan kita petakan desa mana saja secara prasarana siap melaksanakan pilkades secara elektronik,” jelasnya.

Politikus PKB yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PKB Tuban ini lebih lanjut mengatakan, saat ini yang menjadi konsen dan fokus anggotanya adalah merampungkan sepuluh raperda. Di antaranya adalah Raperda Perubahan Perda Nomor 07 Tahun 2015 tentang Pemilihan Kepala Desa. Mekanisme pembahasan masih terus berlanjut.

“Produk hukum peraturan pelaksanaan Pilkades masih terus dibahas, dalam waktu dekat akan diundangkan,” pungkasnya.(gun/ian)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...