Kamis, 29 Juli 2021 11:43

DPRD Gresik Sepakat Pembahasan Raperda Tahap I Tanpa Usulan Eksekutif

Kamis, 24 Juni 2021 08:28 WIB
Editor: Tim
Wartawan: Syuhud
DPRD Gresik Sepakat Pembahasan Raperda Tahap I Tanpa Usulan Eksekutif
Much. Abdul Qodir. foto: Syuhud/ Bangsaonline.com

GRESIK, BANGSAONLINE.com - DPRD Gresik sepakat pembahasan rancangan peraturan daerah (Raperda) tahap I dalam program legislasi daerah (prolegda) tahun 2021, tanpa menyertakan raperda prakarsa eksekutif.

Sebab, pihak eksekutif saat ini belum memenuhi persyaratan untuk pengajuan raperda untuk dibahas DPRD, lantaran belum mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum-HAM).

Hal ini diungkapkan Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir. "Iya, lantaran eksekutif belum siap, dalam pembahasan raperda tahap I ini DPRD sepakat hanya melanjutkan pembahasan raperda prakarsa DPRD. Kesepakatan itu tertuang dalam rapat badan musyawarah (banmus) DPRD," ucap Abdul Qodir kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (24/6/2021).

"Jadi, paripurna Senin (27/6) minggu depan yang disampaikan hanya raperda prakarsa DPRD," tegas Ketua DPC PKB Gresik ini.

BACA JUGA : 

AKD dan Forkopimcam Manyar Door to Door ke Perusahaan Cari Tabung Untuk Bantu Warga Terpapar Covid

Jelang Masuki Masa Pensiun, Kadinsos Gresik Maksimalkan Penuntasan Tugas Pelayanan Masyarakat

Percepat Herd Immunity, Bupati Gus Yani Latih 140 Nakes Hingga Siapkan Tempat Wisata untuk Vaksinasi

IKAPTK Gresik Bantu 3 Ton Beras Untuk Warga Terdampak PPKM Covid-19

Nantinya, kata Abdul Qodir, sejumlah raperda yang diajukan oleh eksekutif bisa dibahas pada tahap II. "Nanti di tahap II. Soal waktu yang kami punya, insyaallah cukup," papar Qodir.

Sebab, menurut Qodir, pembahasan prakarsa raperda eksekutif tidak akan banyak memakan waktu. Lantaran sejumlah tahapan sudah dilalui, mulai pendalaman raperda dengan akademisi, public hearing, dan lainnya.

Qodir lebih jauh menjelaskan, DPRD Gresik sebelumnya telah menggelar rapat paripurna internal dengan agenda menetapkan 4 usulan rancangan peraturan daerah (raperda) prakarsa dari DPRD pada Senin, 7 Juni 2021.

Keempat raperda merupakan prakarsa Komisi I (bidang pemerintahan dan hukum), yang mengajukan usul Raperda tentang Desa Wisata. Komisi II (bidang pendapatan dan keuangan) mengusulkan Raperda tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Nelayan.

Kemudian Komisi III (bidang pembangunan) mengusulkan Raperda tentang Layanan Persampahan dan Kebersihan, serta Komisi IV (bidang pendidikan, kesehatan dan kesra) mengusulkan Raperda tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan. (hud)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...