Tegakkan PPKM Darurat, Satgas Covid-19 Banyuwangi Kembali Swab Warga Berkerumun dan Tak Bermasker

Tegakkan PPKM Darurat, Satgas Covid-19 Banyuwangi Kembali Swab Warga Berkerumun dan Tak Bermasker Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Banyuwangi kian masif melakukan sidak ke sejumlah titik dalam rangka penegakan PPKM darurat. (foto: ist)

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Banyuwangi kian masif melakukan sidak ke sejumlah titik dalam rangka penegakan PPKM darurat. Kali ini, sidak dilakukan di kawasan Pasar Rogojampi dan sekitarnya, Kamis (9/7) malam.

Warga yang terlihat tidak bermasker dan berkerumun di tempat penjualan makanan-minuman langsung diminta untuk melakukan swab antigen di lokasi. Seperti yang dilakukan pada sekelompok anak muda yang sedang berkerumun di kedai minuman. Petugas langsung mengambil KTP dan melakukan tes swab antigen pemilik dan pelanggan yang ada di kedai tersebut. Hasilnya, satu orang terkonfirmasi positif.

"Kami langsung meminta pihak kecamatan untuk menghubungi keluarga. Karena tidak ada gejala yang bersangkutan diarahkan untuk isolasi mandiri yang nantinya akan dikontrol puskesmas setempat," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Kamis (9/7).

Ipuk menyayangkan sikap sekelompok anak muda tersebut yang tidak memedulikan protokol kesehatan bahkan dalam kondisi PPKM darurat seperti ini.

"Kan tidak dilarang beli kopi dan berbagai minuman kesukaan. Tapi jangan nongkrong. Take away. Kopi dan minumannya dinikmati di rumah," kata Ipuk kepada sekelompok anak muda yang diketahui masih berstatus mahasiswa tersebut.

"Teman-teman yang masih muda jangan meremehkan. Iya kalian masih muda, mungkin punya daya tahan tubuh yang bagus, tapi kalau ternyata terpapar lalu nular ke bapak, ibu, kakek, nenek kalian semua, apa tidak kasihan," imbuhnya.

Simak berita selengkapnya ...