Senin, 02 Agustus 2021 23:54

Dipatok hingga Puluhan Juta Rupiah, Ini Keistimewaan Gelang dan Tasbih Gaharu

Minggu, 11 Juli 2021 13:44 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Catur Andy
Dipatok hingga Puluhan Juta Rupiah, Ini Keistimewaan Gelang dan Tasbih Gaharu
Aulia Bagus Ar Rahmaan saat menunjukkan aneka produk dari kayu gaharu. (foto: ist)

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Bila dilihat sekilas, gelang dan tasbih kayu buatan Aulia Bagus Ar Rahmaan (28), sama seperti gelang dan tasbih pada umumnya. Namun, keistimewaan akan muncul saat tahu dari jenis kayu apa yang digunakannya, yakni dari kayu pohon gaharu, pohon termahal di dunia yang juga dipercaya berasal dari surga. Tak heran gelang dan tasbih buatan warga Legundi, Gresik ini berharga sangat tinggi.

Bertempat di bengkel kerjanya di Desa Entalsewu, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Alumnus Teknik Elektro Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Tahun 2016 ini menerangkan, untuk gelang dipatok harga mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 60 juta. Tasbih, dibanderol mulai dari Rp 750 sampai dengan Rp 40 juta, sedangkan untuk bakaran wewangian, dijual dengan harga Rp 60 juta per kilogram.

"Tergantung usia kayunya. Semakin tua semakin mahal. Warna kayu yang kehitaman, menunjukkan usia kayu yang semakin tua. Bisa berusia ratusan tahun. Harga kayu dari pohon gaharu ini memang mahal, karena sangat langka. Selain itu, kayu pohon gaharu disebut dalam hadis sebagai kesukaan Kanjeng Nabi Muhammad SAW. Pasokan kayu kami dapat dari Merauke Papua dan Kalimantan," terangnya, Minggu (11/7/2021).

Bagus juga telah mengekspor gelang dan tasbih tersebut ke puluhan negara di semua benua. Untuk pasar luar negeri, dia menggunakan brand Agarwoodstore.com, sedangkan untuk pasar dalam negeri menggunakan brand Aromasurga.id.

BACA JUGA : 

Tertangkap Basah Curi Motor, Sales Makanan di Sidoarjo Mengaku Terdesak Ekonomi Akibat Pandemi

Sebulan, ​Satresnarkoba Polresta Sidoarjo Berhasil Amankan 36 Tersangka dari 27 Kasus Narkoba

Gandeng Puskesmas Sedati, Pemdes Semampir Sidoarjo Gelar Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Lapas Sidoarjo Bagikan 100 Paket Sembako kepada Masyarakat Terdampak Covid-19 di Kelurahan Magersari

"Untuk berbagai kalangan, memakai gelang dari kayu surga ini dipercaya bisa meningkatkan kesehatan, menambah spiritual, keberuntungan, untuk wewangian, dan pengobatan," jelasnya.

Menurutnya, selain latar belakang sejarahnya, kayu gaharu memang istimewa karena mengeluarkan aroma wangi, karena kayu ini berminyak. "Di pasaran memang ada gelang dan tasbih kayu yang wangi. Namun jangan salah, serat gaharu berbeda. Harum wanginya juga berbeda. Kalau dilihat dengan kaca pembesar, pori-pori gaharu lebih terlihat ketimbang kayu yang lain," jelasnya.

Sebelum adanya pandemi, Bagus membukukan omzet penjualan mulai Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar per bulannya. Bahkan, keluarga Kerajaan Arab Saudi pernah memesan langsung kepadanya, kayu gaharu mentahan untuk bakaran senilai Rp 500 juta.

Namun, datangnya pandemi membuat omzet usaha yang telah dimulainya sebelas tahun silam ini turun drastis. Nilainya lebih dari 40 persen. Namun, Bagus tidak menyerah dan menganggap situasi ini sebagai sebuah tantangan.

Dia lalu mengambil langkah jitu. Caranya dengan membuat variasi produk. Selain membentuk gelang dan tasbih, kini Bagus juga membuat kayu gaharu menjadi aneka produk seperti kalung, powder, bakaran, patung, liontin, dupa, serta minyak.

"Pakailah tasbih dan gelang dari kayu gaharu, dan rasakan wewangian surga," imbuhnya sambil tersenyum. (cat/zar)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Senin, 02 Agustus 2021 11:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...