Senin, 02 Agustus 2021 23:39

Remas Payudara Remaja, Seorang Pria di Kediri Diamankan Polisi Usai Ditangkap Warga

Minggu, 18 Juli 2021 22:28 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Muji Harjita
Remas Payudara Remaja, Seorang Pria di Kediri Diamankan Polisi Usai Ditangkap Warga
MIH, tersangka asusila begal payudara. foto: ist.

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Seorang pelaku begal payudara berinisial MIH (31) ditangkap Polres Kediri usai melakukan aksinya di wilayah Desa Sidomulyo Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Sabtu (17/10) malam.

Kasatreskrim Polres Kediri AKP Rizkika Admadha Putra mengatakan bahwa pelaku meremas payudara seorang remaja perempuan berinisial SAR (19).

Menurut AKP Riskika, awalnya korban mengendarai sepeda motor berjalan di area persawahan Desa Tempurejo Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. "Saat itu korban diketahui sedang dalam perjalanan dari tempat kerjanya pabrik pembuatan karung sekitar pukul 20.00 WIB," kata AKP Riskika, Minggu (18/7).

Sesampainya di tempat kejadian perkara, tiba-tiba muncul pelaku MIH dari arah belakang juga dengan mengendarai sepeda motor. 

BACA JUGA : 

Gelapkan Sepeda Motor Pinjaman, Pria Warga Bleber Kediri Diamankan Polisi

Pastikan Bantuan Sampai di Tangan, Bupati Kediri Datangi Rumah Warga Isoman Pakai Vespa

Tinjau Tempat Isolasi Terpadu di Gedung SKB Kediri, Mas Dhito Akan Siapkan 2 Rumah Sakit Darurat

Baliho Puan Maharani Mulai Tampak di Kediri

"Pelaku kemudian mendekati korban dan langsung melancarkan aksinya dengan meremas payudara korban sebanyak dua kali. Seketika korban berteriak meminta pertolongan atas kejadian itu," ujar AKP Riskika.

Melihat korban berteriak, pelaku berusaha melarikan diri. Sempat terjadi kejar-kejaran, namun sialnya korban berhasil mengejar pelaku.

Teriakan korban akhirnya mengundang warga kampung keluar. Hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan oleh warga dan diserahkan ke pihak kepolisian.

"Pelaku mengakui seluruh perbuatannya yang melakukan tindak pidana pencabulan," ungkap AKP Rizkika.

Akibat perbuatannya, pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum. "Pelaku kita kenakan dengan pasal 289 KUHP tentang pencabulan dengan ancaman hukuman mencapai 9 tahun penjara," tutup AKP Rizkika. (uji/rev)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Senin, 02 Agustus 2021 11:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...