Tahun 2022, DPUPR Kota Mojokerto Targetkan Seluruh Jalan Poros Sudah Beraspal

Tahun 2022, DPUPR Kota Mojokerto Targetkan Seluruh Jalan Poros Sudah Beraspal Peningkatan jalan di lingkungan Kelurahan Meri, belakang kantor Dinas Perhubungan, sepanjang 600 meter. Pengaspalan jalan tembus raya bypass yang dikerjakan per 1 Oktober 2021 itu kini telah rampung. foto: YUDI EP/BANGSAONLINE

KOTA MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) kini tengah merampungkan lima proyek peningkatan jalan senilai Rp 17 miliar lebih. Data dinas terkait menyebut kemantapan jalan di kota ini telah berada di atas 90 persen.

Kini DPUPR menyisakan dua pekerjaan rumah (PR) untuk proyek serupa yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Proyek tersebut yakni peningkatan jalan di Lingkungan Balongcangkring arah TPA sepanjang 800 meter dan LC Meri sepanjang 2 km. Kedua proyek tersebut sudah mendapat jatah garap tahun 2022 mendatang.

Pelaksanaan proyek jalan tersebut mendapatkan pengawalan dari institusi wakil rakyat. Anggota dari Komisi II, Mohamad Harun, menekankan agar proyek tersebut berjalan maksimal.

"Legislatif akan mengawal proyek-proyek yang ada. Jangan sampai kita sudah mengeluarkan banyak anggaran hasilnya tidak maksimal. Apalagi sejumlah proyek peningkatan jalan telah memanfaatkan saluran air sebagai tatakan yang dikuatirkan berdampak terhadap fungsi tatanan air di beberapa lingkungan," cetus Harun, Selasa (5/10).

Harun menyilakan masyarakat menyampaikan keluhannya jika nantinya hasil pekerjaan pelebaran jalan nyatanya menganggu fungsi drainase. "Jika ada permasalahan di lapangan, maka kita akan panggil pelaksana untuk hearing," tegasnya.

Ditemui terpisah, Kabid Bina Marga DPUPR Endah Supriyani mengungkapkan progres jalan di kota ini. "Kemantapan jalan sudah di atas 90 persen. Tahun depan seluruh jalan poros di kota sudah aspal, sedang jalan lingkungan sudah paving atau cor," paparnya.