Colvin menambahkan, rakyat di mana pun masih mendambakan figur pemimpin yang jujur terhadap tantangan yang mereka hadapi bersama. Mereka menginginkan pemimpin yang menunjukkan keberanian dan melihat harapan. “Pesan itulah yang diusung oleh dua walikota yang ada dalam daftar kami, yakni Walikota Detroit Mike Duggan dan Walikota Surabaya Tri Rismaharini,” ungkapnya.
Sementara itu, Kabag Humas Pemkot Surabaya M. Fikser mengaku baru mengetahui kabar tersebut hari ini (27/3). “Pagi ini, saya dengan kabar bahwa bu walikota termasuk dalam 50 pemimpin terbaik dunia. Setelah saya cek di websitenya, ternyata kabar tersebut benar adanya,” katanya.
Terlepas dari sisi penghargaannya, menurut Fikser, prestasi membanggakan berskala internasional ini seharusnya bisa menjadi motivasi bagi masyarakat. Tidak hanya Kota Surabaya, tetapi juga seluruh Indonesia. Pasalnya, Walikota Risma merupakan satu-satunya wakil Indonesia yang masuk dalam daftar world greatest leaders.
Apalagi, sambung dia, saat ini sudah mulai memasuki era masyarakat ekonomi ASEAN (MEA). Prestasi yang ditorehkan walikota ini seolah menyimpan pesan tersirat bahwa anak bangsa juga bisa bersaing dan bersanding dengan sejumlah tokoh dunia.
“Semoga ini bisa menginspirasi masyarakat Indonesia dan Surabaya pada khususnya. Sedangkan bagi Pemkot Surabaya, momen ini akan melecut semangat untuk lebih memberikan pelayanan terbaik bagi segenap warga kota,” imbuh mantan Camat Sukolilo ini.
Sebagai informasi, Fortune adalah media terkemuka yang berbasis di Amerika Serikat. Media yang didirikan Henry Luce pada 1929 ini mengambil segmentasi bisnis global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




