Sidak Proyek Pembangunan RSUD Krian, ini Temuan Komisi C DPRD Sidoarjo

Sidak Proyek Pembangunan RSUD Krian, ini Temuan Komisi C DPRD Sidoarjo Komisi C DPRD Sidoarjo saat sidak proyek RSUD Krian. Foto: MUSTAIN/ BANGSAONLINE

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Komisi C DPRD Sidoarjo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Krian, di Kelurahan Tambak Kemerakan, Kecamatan Krian. Hasilnya, komisi yang membidangi pembangunan itu menemukan pengerjaan RSUD yang kerap disebut RSUD Sidoarjo Barat ini belum rampung menjelang batas waktu sesuai kontrak pekerjaan, 31 Desember 2021.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo, Anang Siswandoko, mengatakan masih ada kekurangan untuk lantai 4. Namun, bangunan lantai 1 hingga lantai 3, hampir rampung semua.

"Mulai plafon sekitar 800 meter. Untuk kamar mandi sekitar 30 (unit), pintu, dan lantai keramik belum terpasang. Kalau menurut laporan dari pemenang lelang (pihak kontraktor), sudah (rampung) sekitar 98 persen. Kalau kita lihat di lapangan, masih banyak yang harus dikerjakan," ujarnya, Jumat (31/12).

Ia menuturkan, sejumlah kekurangan tersebut harus diselesaikan. Kontraktor pun mengakui, pihaknya tidak akan mampu menyelesaikan proyek pembangunan RSUD Krian hingga batas waktu yang telah ditentukan, dan meminta tambahan waktu untuk menangani pengerjaan yang belum rampung. 

"Otomatis mereka akan berhadapan dengan denda seperti yang saya sampaikan sejak awal," kata Anang.

"Tiga hari selesai hari Senin, dengan konsekuensi denda dua hari. Kalau tiga hari tidak selesai, denda tetap berjalan," tuturnya menambahkan.

Ia menegaskan, pihaknya bakal kembali melakukan sidak pada hari Senin atau Selasa pekan depan untuk meninjau kembali pengerjaan RSUD Krian, sesuai dengan janji pihak kontraktor yang bakal menuntaskan kekurangan pengerjaan.

Simak berita selengkapnya ...