Belum Capai Separuh dari Target, Pengentasan RTLH di Pasuruan Masih Rendah

Belum Capai Separuh dari Target, Pengentasan RTLH di Pasuruan Masih Rendah Pembangunan salah satu RTLH yang telah selesai di Kabupaten Pasuruan.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Target Pemkab Pasuruan untuk mengentaskan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat miskin sebanyak 25 ribu unit terhitung sejak dilantiknya bupati dan wakil bupati periode 2019-2024, belum mencapai separuhnya. Hingga memasuki tahun ketiga masa kepemimpinan Irsyad Yusuf-Mujib Imron, program bantuan bedah rumah tersebut baru mencapai 10.211 unit.

Data yang dimiliki BANGSAONLINE.com menyebutkan, alokasi anggaran yang disiapkan oleh Pemkab Pasuruan untuk mendukung pengentasan rumah tidak layak huni mencapai miliaran rupiah. Baik anggaran dari APBD dan Kementerian PUPR, juga program bantuan dari perusahaan melalui CSR.

Kepala Bidang Penataan Perumahan dan Kawasan Permukiman Dinas Perkim Kabupaten Pasuruan BF Sutoko, yang dikonfirmasi BANGSAONLINE.com mengatakan bahwa komitmen Pemkab Pasuruan untuk mengentaskan rumah tidak layak huni di Kabupaten Pasuruan menjadi prioritas. Hal itu terbukti, setiap tahun Bupati Pasuruan mengusulan anggaran bedah rumah.

“Sejak tahun 2018-2021, jumlah rumah tidak layak huni milik warga miskin di 24 kecamatan yang sudah benahi mencapai 10.221 unit dari total target 25 ribu unit tahun 2024 nanti,” jelasnya.

Simak berita selengkapnya ...