Mujid Riduan dan Abdul Qodir. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Pelantikan 408 pejabat di lingkungan Pemkab Gresik yang dilakukan oleh Bupati Fandi Akhmad Yani, dihadiri oleh pimpinan DPRD Gresik, Selasa (18/1/2022) kemarin.
Padahal pelantikan pada mutasi sebelumnya, baik mutasi jilid I, II, dan III, pimpinan DPRD selalu hadir nyaris lengkap. Anehnya, tak hanya ketua Much Abdul Qodir, yang absen. Tapi Wakil Ketua DPRD, seperti Nur Saidah, maupun Mujid Riduan, juga tak hadir.
BACA JUGA:
- Usai Viral Ketua DPRD Gresik Ajak Pendemo Berkelahi, Kini Muncul Tagar PrayForSyahrul di Medsos
- Izin PKL Kali Avoor di Driyorejo Gresik Disebut Sudah Kedaluwarsa Lebih dari Belasan Tahun Lalu
- PKL Korban Gusuran Kali Avoor Bertahan 43 Hari di DPRD Gresik
- DPRD Gresik Raih Penghargaan JDIH Terbaik I se-Jawa Timur
Hal ini tentu banyak menimbulkan tanda tanya.
Kepada BANGSAONLINE.com, para pimpinan DPRD Gresik memberikan klarifikasi terkait ketidakhadiran mereka dalam mutasi pejabat.
Ketua DPRD Gresik, Much Abdul Qodir mengaku mendapat undangan pelantikan pejabat. Namun, undangan baru datang Senin (17/1/2022) petang saat para pegawai sekretariat dewan (setwan) sudah pulang. Undangan itu baru diketahuinya Selasa (18/1/2021) pagi.
"Jadi, saya baru tahu ada undangan Selasa (18/1/2022) pagi. Karena undangan telat, dan terbentur dengan kegiatan lain, akhirnya saya tak bisa hadir," kata Abdul Qodir saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




