Sejumlah pengendara yang nekat menerobos banjir akhirnya harus menuntun motornya karena mogok.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Banjir merendam ruas Jalan Raya Nasional Surabaya - Probolinggo, Rabu (9/3) dini hari tadi.
Banjir ini mengakibatkan sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Pasuruan terisolir. Banjir salah satunya terjadi di ruas jalan nasional, tepatnya di Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton.
BACA JUGA:
- Aksi Pencurian di Pasuruan Gagal, Pelaku Tinggalkan Motor Curiannya
- Mahasiswi Kehilangan HP Saat May Day 2026 di Pasuruan
- Hadapi Era Digital, Ketua TP PKK Kota Pasuruan Tekankan Peran Orang Tua Cegah Perkawinan Anak
- Pelapor Dugaan Korupsi Banpol PDIP Kabupaten Pasuruan Serahkan Dokumen Tambahan ke Kejaksaan
Sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat yang nekat menerobos banjir, akhirnya mogok di tengah derasnya arus air
Salah satu pengendara motor yang terjebak adalah Rudiyanto, yang hendak kerja shift malam di pabrik wilayah Pandaan.
Bahkan, motornya nyaris terseret derasnya air. Beruntung, warga mampu menolong dan menepikan motor matik itu ke tempat aman.
“Saya berangkat kerja, Mas. Ya terpaksa tadi coba menerobos karena keburu kerja di Pandaan,” ujar Rudiyanto.
Selain itu, sejumlah rumah warga di sekitaran Sungai Welang juga terendam air.
Banjir kali ini memang disebabkan Sungai Welang yang meluap karena tak mampu menahan kiriman air dari wilayah yang lebih tinggi, seperti Malang, usai diguyur hujan deras.






