Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar saat mengikuti acara IKUB Kota Kediri, Senin (11/4/2022). Foto: Ist.
KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) Kota Kediri kembali mengalami kenaikan pada tahun 2021. Dari sebelumnya tahun 2019 di angka 3,91 (tinggi), menjadi 3.97 (tinggi).
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Kediri, Chevy Ning Suyudi, angka tersebut merupakan hasil survei pemkot bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri.
BACA JUGA:
- Dinkes Kota Kediri dan BNN Ajak Mahasiswa Perkuat Upaya Pencegahan Narkoba
- Hadiri Pra-Kongres KUII VIII, Gus Qowim Dorong Perlindungan Anak di Pesantren
- Wali Kota Kediri Buka Pesta Pramuka Siaga Kwarran Mojoroto 2026
- Wali Kota Kediri Hadiri Haflah Tasyakur Akhirussanah Lembaga Pendidikan Yayasan Ponpes Al Amien
“Hasil tersebut didapat melalui pengambilan sampel di tiga kecamatan dengan responden 400 orang dengan variabel penelitian: toleransi, kesetaraan, kerja sama, dan kebijakan. Semua variabel tersebut mendapatkan angka yang tinggi dengan rincian: toleransi berada di angka 3,92; kesetaraan 3,92; kerja sama 3,93; dan kebijakan 4,05,” jelasnya, Senin (11/4/2022).
Dari survei itu, didapatkan hasil Kecamatan Pesantren memiliki indeks KUB sebesar 3,76; Kecamatan Kota 4,01; dan Kecamatan Mojoroto sebesar 4,06.
Menurutnya, hasil itu membuktikan bahwa tagline “Harmoni Kediri” benar-benar teraktualisasi dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain itu, juga meneguhkan bahwa Kota Kediri merupakan salah satu tempat paling harmonis dari sekian kota yang ada di Indonesia. Tidak ada konflik yang timbul hingga berkembang besar, seperti yang terjadi pada beberapa daerah di Indonesia.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




