Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, Dirjen Pendis Kemenag RI saat menjadi narasumber dalam Sarasehan Pendidikan Nasional Kongres III Pergunu.
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Rangkaian acara Kongres III Pergunu (Persatuan Guru Nahdlatul Ulama) diawali dengan Sarasehan Pendidikan Nasional yang mengusung tema 'Guru Mulia, Membangun Peradaban Dunia', Jumat (27/5/2022) pagi.
Bertempat di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Pacet, Mojokerto, Jawa Timur, sarasehan itu mendatangkan narasumber Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag RI.
BACA JUGA:
- Amirulhaj Prof Kiai Asep: Wukuf di Arafah Waktu Mustajab, Malaikat juga Ikut Mintakan Ampunan
- Amanatul Ummah Terima Sapi Kurban Presiden, Wapres, Gubernur, Wagub, Sekda, PAN, BPN, & Wali Santri
- Amirulhaj Tinjau Adahi, Kiai Asep Pastikan Penyembelihan Dam Jemaah Haji Sah Secara Syariah
- Jelang Armuzna, Ini Taushiah Penting Amirulhaj Prof Kiai Asep kepada Jemaah Haji dan Petugas Haji
Dalam paparannya, Ali Ramdhani mengajak para guru yang tergabung dalam Pergunu untuk meningkatkan 4K. Yaitu kualifikasi, kompetensi, karir, dan kesejahteraan.
Dikatakannya, peningkatan kualifikasi sangat penting bagi guru, khususnya guru madrasah. Mengingat, saat ini masih sangat banyak guru yang belum memenuhi S1.
"Misalnya guru PAI (pendidikan agama islam) mengajar fisika, guru fisika mengajar matematika. Ini kan nggak sesuai kualifikasinya," ujarnya.
Untuk meningkatkan kualifikasi para guru madrasah itu, Kemenag sudah menyiapkan program beasiswa melalui afirmasi di Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Indonesia (UISSI) Cirebon, Jawa Barat.
"Kuliahnya full daring, kita berikan biaya sampai biaya hidup, meski kuliahnya full di rumah masing-masing," terang Ali Ramdhani yang juga Ketua Umum LP Ma'arif PBNU.

Sedangkan untuk meningkatkan kompetensi guru, lanjut dirjen pendis, bisa dilakukan melalui program pendidikan profesi guru (PPG).
Selain PPG, pihaknya juga berencana mengajak Pergunu bekerja sama dengan LP Maarif untuk meningkatkan kompetensi.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




