Alat berat yang didatangkan Pemkab Pasuruan melalui Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Tanggul sungai yang jebol di Dusun Semendi, Desa Pulokerto, Kecamatan Karton usai dihantam banjir beberapa bulan lalu, akhirnya mendapat perhatian dari Pemkab Pasuruan. Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang, melakukan penanganan melalui swakelola agar kerusakan tidak semakin parah.
Yani (42), warga setempat menuturkan bahwa tanggul sungai yang jebol memang perlu penanganan segera. Hal tersebut dimaksudkan supaya saat air pasang tidak menggenangi rumah-rumah penduduk.
BACA JUGA:
- Dilema PPPK dan Napas APBD Pasuruan: Komisi I DPRD Cari Formula 'Bensin'
- Kolaborasi Mas Rusdi dan Gus Shobih Wujudkan Pemerintahan Akuntabel di Kabupaten Pasuruan
- Pemkab Pasuruan Ajukan Revitalisasi Pasar Wisata Cheng Hoo Rp66 Miliar ke Pemerintah Pusat
- Wabup Pasuruan Pantau GPM Serentak di Halaman Kecamatan Kejayan
"Alhamdulillah, kerusakan tanggul di Semendi sudah dibenahi oleh dinas dengan alat berat," ujarnya kepada BANGSAONLINE.com.
Ia menambahkan, selain perbaikan tanggul yang jebol, saluran sungai sepanjang lebih 400 meter itu juga dikeruk dengan alat berat untuk mengangkat ratusan kubik lumpur di sepanjang sungai tersebut.
"Harapannya adalah daya tampung air lebih besar dan air tidak meluber ke permukiman warga," harapnya.
Kepala Dinas Sumber Daya Air Cipta Karya Ir Haryapriyanto mengatakan, pengerukan dan perbaikan tanggul tersebut dilakukan agar kerusakan tidak semakin parah.
”tanggul yang jebol sudah dibenahi dengan alat berat sejak sepekan lalu dengan dibantu warga sekitar,“ jelasnnya. (bib/par/ari)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




