Konflik Warga Desa Mulyorejo dengan Banyuanyar Sudah Berlangsung Lama, ini Solusi Perhutani

Konflik Warga Desa Mulyorejo dengan Banyuanyar Sudah Berlangsung Lama, ini Solusi Perhutani Forkompinda Jember dan Banyuwangi menggelar rapat koordinasi bersama Perhutani Jember, Senin (8/8).

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Kerusuhan yang terjadi antara warga , Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, dengan warga , Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, kini mulai terurai.

Diketahui, ternyata konflik warga dua desa tersebut sudah berlangsung lama. Kedua warga desa sama-sama menggantungkan hidupnya dari lahan yang ditanami kopi. Persaingan di antara kedua desa tersebut kian meruncing sehingga menyebabkan kericuhan.

Untuk mencari solusi atas konflik tersebut, Forkompinda Jember dan Banyuwangi menggelar rapat koordinasi, Senin (8/8). Rapat tersebut juga mengundang pihak Perhutani.

Menurut Imam Suyuti, Administratur Utama Perusahaan Umum Perhutani Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Jember, untuk menyelesaikan konflik yang terjadi selama bertahun-tahun itu, harus diperjelas dulu status tanah yang sedang diperebutkan.

Simak berita selengkapnya ...