Bajes saat menjemput anak sekolah terdampak pembangunan bandara di Kediri. Foto: Ist
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Bus antar-jemput sekolah (Bajes) telah dioperasionalkan untuk memfasilitasi para pelajar terdampak pembangunan Bandara Internasional Dhoho Kediri.
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mengatakan keberadaan angkutan massal ini menjadi solusi bagi pelajar di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, dan Desa Kalipang, Kecamatan Grogol.
BACA JUGA:
- Ini Bantahan Dandim 0809 Kediri soal Viralnya Video Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih
- Halaqah Keuangan Haji Kediri: Strategi BPKH Optimalkan Dana Jemaah dan Solusi Pangkas Antrean
- Wali Kota Kediri Berangkatkan 1.100 Pekerja Hadiri Peresmian Museum Marsinah di Nganjuk
- Operasi 'Jumat Gaul' di Kabupaten Kediri, Empat Pelanggar Lalin dan Kerumunan Pemuda Ditertibkan
Sejak dioperasionalkan pada awal ajaran baru atau pada Juli 2022 lalu, dua armada Bajes telah dimanfaatkan untuk mengangkut pelajar yang menuju sekolah SD Bulusari 1 dan SMP Negeri 3 Grogol secara gratis. Dengan demikian, mereka tidak menempuh jarak lebih jauh untuk menuju ke sekolah karena proyek bandara.
"Bajes itu merupakan jawaban atas aspirasi yang disampaikan warga kepada Bupati Mas Dhito. Adanya Bajes diharapkan para pelajar tidak lagi kesulitan untuk menuju ke sekolah mereka," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Kediri, Mokhamat Muhsin, Senin (26/9/2022).
Ia berujar, fasilitas tersebut sudah dirasakan manfaatnya bagi para pelajar dan orang tua di tengah kenaikan harga BBM. Orang tua cukup mengantar anaknya sampai ke titik-titik penjemputan yang berada tak jauh dari rumah mereka.
"Ada titik-titik kumpul untuk penjemputan, jadi orang tua cukup mengantarkan ke titik kumpul," ujarnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




