KPU Gresik Sabet 2 Penghargaan dari KPU Jatim

KPU Gresik Sabet 2 Penghargaan dari KPU Jatim Anggota KPU Gresik, Makmun (kanan) saat menerima penghargaan. Foto: Ist

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik, berhasil menyabet 2 penghargaan dari KPU Jawa Timur, Senin (5/10/2022).

Kedua penghargaan itu, adalah kategori Capaian Kinerja Berbasis Sistem Monitoring dan Evaluasi Kierja Terpadu Kementran Keuangan (SMART).

Hal itu, membuat KPU Gresik terbaik ke-I, sementara terbaik ke-II diraih oleh KPU Kota Madiun dan Terbaik ke-III ditaih oleh KPU Kota Blitar.

Kemudian, Kategori Pengelolaan Website, KPU Gresik meraih terbaik ke-III, untuk terbaik ke-I diraih oleh KPU Tulungagung, dan terbaik ke-II KPU Kota Kediri.

Penghargaan SMART diterima langsung oleh Ketua KPU Gresik, Akhmad Roni dan penghargaan Pengelolaan Website, diserahkan kepada Anggota KPU Gresik bidang Sosialisasi, Pendidikan Pemilihan dan Partisipasi Masyarakat, Makmun.

"Penghargaan itu diberikan dalam rangkaian seremonial penutupan rapat pmpinan (Rapim) KPU Jatim, di Hotel Double Tree, Jl. Tunjungan, Kota Surabaya," ucap Makmun kepada BANGSAONLINE.com.

Sebelumnya, kata Makmun, kegiatan diisi arahan dari Anggota KPU, August Mellaz. Lalu, KPU Provinsi Jawa Timur, lanjutnya, memiliki peran dan posisi strategis dalam Pemilu 2024.

"Bahkan Jatim layak menjadi barometer bagi perkembangan kepemiluan nasional," ucap Makmun menirukan August.

Menurutnya, August dalam arahannya menjelaskan, Pemilu 2024 dapat dilihat menjadi suatu titik balik dari peradaban kepemiluan Indonesia. Apakah masih berada pada masa transisi demokrasi atau telah mencapai titik tumpu dalam melaksanakan kelembagaan demokrasi?

"Indonesia sejak 1999 sampai dengan sekarang, sudah melaksanakan lima kali Pemilu. Hal ini menjadi tantangan, apakah kita bisa mengemas menjadi pengalaman baik yang bisa dibanggakan dipertukarkan di belahan dunia lain,” jelasnya.

Untuk itu, tambah Makmun, August berpesan kepada seluruh penyelenggara pemilu, agar berkomitmen untuk lebih menyolidkan kelembagaan ke depannya.

"Pemilu 2024 menurut Pak August tidak mudah, namun beliaunya yakin KPU Jatim bisa melaksanakannya, karena sudah dijalankan denga baik dan kalkulasi yang cermat," tutupnya. (hud/sis)