SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan dalam membangun pluralisme, demokrasi, dan kemanusiaan, Gus Dur merupakan sosok game changer yang tepat. Khofifah meminta kepada seluruh jaringan Gusdurian untuk menjadi penerus perjuangan game changer Gus Dur.
“Tugas jaringan GUSDURian harus menjadi game changer pemegang penerus Perjuangan KH. Abdurrahman Wahid,” kata Khofifah, saat memberikan sambutan pada Tunas Gusdurian 2022, di Gedung Muzdalifa Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Jumat (14/10/2022).
BACA JUGA:
- WFH ASN Jatim Bergeser ke Jumat Mulai Juni, Gubernur Khofifah: Ikuti Arahan Mendagri
- Pecel Masuk 10 Besar Salad Terbaik Dunia, Khofifah: Bukti Kuliner Jatim Mendunia
- Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Gubernur Khofifah Hadir di Layanan Kegiatan Jawara
- Laksanakan Sholat Idul Adha di Al Akbar, Gubernur Khofifah Serahkan Kurban dari Presiden Prabowo
"Kalau kita ingin kembali menggali ruh pluralisme, ruh kemanusiaan, dan ruh demokrasi yang Gus Dur ajarkan, maka Surabaya adalah tempat yang sangat tepat untuk membangun revitalisasi gerakan Gusdurian. Dari Surabaya inilah semangat Bhinneka Tunggal Ika dan spirit Nusantara lahir," ungkapnya.
Salah satu kader Gus Dur itu menyebutkan bahwa Kota Pahlawan sejalan dengan semangat pluralisme dan demokrasi Gus Dur.
“Di kota ini, kita bisa menggali seluruh pikiran-pikiran strategis dan gerakan-gerakan strategis dari Gus Dur,” ucapnya.
Usai Pertemuan Nasional (Tunas) Jaringan Gusdurian, acara dilanjutkan dengan welcome dinner Jaringan Gusdurian di Gedung Grahadi Surabaya.
Acara jamuan makan malam ini juga dihadiri oleh Ny. Shinta Nuriyah Wahid bersama Alissa Qotrunnada Wahid selaku Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian. Hadir juga Pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang KH. Abdul Hakim Machfud beserta Nyai, Kakanwil Kemenag Jatim, dan lainnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




