Babinsa Koramil 0817/17 Sangkapura saat mensosialisasikan serta memberikan contoh cara mudah pembuatan biopori .
Kemudian manfaat ke 4 yaitu dapat mempengaruhi Jumlah Air Tanah. Terowongan-terowongan kecil yang dibuat oleh cacing tanah akan meningkatkan luas permukaan tanah.
"Hal ini tentu akan membuat kapasitas tanah untuk menampung air menjadi meningkat, bahkan lubang resapan biopori ini mampu meningkatkan luas bidang resapan menjadi 40 kali lipat," jelas Serda Sutikno.
Dan yang ke lima, pengolah sampah organik. Dapat menjadi sarana pengolah sampah dari organik menjadi pupuk kompos yang dapat digunakan untuk tanaman obat keluarga dan tanaman pekarangan pangan lestari," terangnya.
Dilokasi yang sama, Efendi petugas dari Kecamatan menambahkan, Adapun lokasi untuk pembuatan Biopori sebaiknya dilakukan pada area terbuka yang akan terkena air hujan, biopori dapat ditempatkan pada halaman rumah, kantor, sekolah, pabrik, ponpes, sekitar pepohonan, sekitar tempat parkir dan tempat terbuka lainnya.
"Cara pembuatan biopori, sangat mudah, hanya membutuhkan alat yang simpel, yaitu Bor tanah/Linggis, Pipa PVC 10-20 cm, Casing biopori, Sampah organik dan Air," tuturnya.
Sedangkan untuk langkah-langkah membuat biopori yaitu, pertama, Sebelum mulai membuat biopori, terlebih dahulu tentukan lokasi yang akan dijadikan tempat pembuatan. Kedua, setelah ditentukan tempatnya, siram tanah yang akan dijadikan sebagai tempat pembuatan biopori dengan air agar tanah menjadi lebih lunak dan mudah untuk dilubangi.
Ketiga, lubangi tanah dengan menggunakan bor tanah, usahakan buat yang tegak lurus. Ke empat, buat lubang dengan kedalaman kurang lebih 1 meter dengan diameter 10-30 cm. Ke lima, isi lubang dengan sampah organik seperti daun, rumput atau sampah yang berasal tanaman. Ke enam, tutup lubang biopori dengan penutup bisa dari pipa atau roster biopori.
"Biopori harus dilakukan perawatan dengan baik agar lebih lebih maksimal dan berfungsi dengan baik," kata Efendi. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




