Misi Dagang Jatim-Sulsel Catatkan Transaksi Rp240,23 Miliar dalam 8 Jam

Misi Dagang Jatim-Sulsel Catatkan Transaksi Rp240,23 Miliar dalam 8 Jam Gubernur Khofifah saat memimpin gelaran Misi Dagang dan Investasi antara Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Sulawesi Selatan.

“Seperti tadi ada peragaan batik fosil dari Ngawi. Batik ini menonjolkan motif pithechanthropus erectus. Inilah yang akan terus menerus kita bangun saling menguatkan pendekatan budaya,” ujarnya

Mantan Menteri Sosial RI ini kemudian menjawab keinginan Gubernur Sulsel yang ingin membuat gelaran misi dagang di Jawa Timur.

“Kami menunggu kedatangan strong team dari Provinsi Sulawesi Selatan kapan akan melakukan misi dagang di Jatim. Mudah-mudahan pertemuan ini terus mendorong semangat kita untuk tetap produktif dan kita bangun pertemuan pikiran dan program antar opd,” kata .

Hubungan perdagangan antara Jatim dengan Sulsel bisa dilihat dari data yang dirilis oleh BPS dimana nilai pembelian (bongkar) dari Sulsel ke Jatim sebesar Rp432,66 miliar. Sedangkan total nilai penjualan (muat) dari Jatim ke Sulsel adalah Rp4,86 triliun. 

Sehingga Jatim mengalami Surplus dengan Sulsel sebesar Rp4,43 triliun. Jatim juga berkontribusi sebesar 1,68 persen terhadap total nilai penjualan Sulsel dan berkontribusi sebesar 22,13 persen terhadap total nilai pembelian Sulsel.

Sulawesi Selatan selama ini menyuplai beberapa komoditas utama seperti antara lain Cerutu, Pasta Mentah, Jagung pipilan, Kertas, Minuman Kalori, Roti, Biskuit dan Wafer, Minyak Kelapa, Coklat, Minyak Kelapa Sawit, dan Bahan Bangunan dari Logam ke Jawa Timur. 

Sebaliknya, Jawa Timur banyak menyuplai komoditas Minyak Kelapa Sawit Mentah, Jagung, Gula Murni, Buah yg mengandung minyak, Lada, Bawang Bombay, Bahan Nabati, Udang, Kacang Mete, Mesin Bubut ke Sulawesi Selatan. (dev/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Warga Kota Pasuruan Berebut Minyak Goreng Curah Saat Gubernur Jatim Pantau Operasi Pasar':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO