Gubernur Khofifah saat mengenalkan Turots Ulama Nusantara di Cultural Palace Diplomatic Quarter Riyadh Saudi Arabia.
RIYADH, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mulai mengenalkan manuskrip karya ulama Indonesia dan kontribusinya untuk keilmuan serta peradaban dunia di Riyadh dalam gelaran Indonesia Week 2022.
Ia pun menggelar seminar dan pameran 'Intellectual Heritage and Contribution of Indonesian Scholars to The Islamic Civilization' di Cultural Palace Diplomatic Quarter Riyadh Saudi Arabia, Minggu (27/11/2022).
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
Di sana, gubernur memamerkan karya-karya manuskrip kuno ulama nusantara. Mulai turots karya Syaichona Muhammad Kholil Bangkalan, karya Syaikh Nawawi Al Bantani, karya Syaikh Hasyim Asyari Jombang, Syaikh Mahfud At-Tarmasi Pacitan, Syaikh Ihsan Jampes Kediri, juga ada pula karya KH Abu Fadhol Senori Tuban.
"Kegiatan hari ini adalah bagian penting dalam babat alas menggali keunggulan ulama besar Indonesia yang kontribusinya signifikan untuk keilmuan dunia, termasuk di Arab Saudi," kata Khofifah.

Ia menegaskan, kontribusi ulama Indonesia bahkan sudah dimulai sejak abad ke-14 dan banyak kitab-kitab dilahirkan dan juga banyak ulama Indonesia yang wafat di sini, seperti Syeikh Nawawi Al Bantani, memiliki 30 karya kitab turots.
Namun, kata Khofifah, yang sudah terdigitalisasi baru enam kitab, sehingga yang bisa diakses masyarakat baru enam dari 30 kitab. Begitu juga dengan karya Syaichona Kholil, dari 32 kitab karya ulama asal Bangkalan tersebut, baru dua yang sudah terdigitalisasi.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




