Sejumlah siswa Madrasah Ibtidaiyah dari Kecamatan Sarirejo, Lamongan, saat mengikuti Pergamacam di WEGO.
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 368 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kecamatan Sarirejo mengikuti Perkemahan Penggalang Ma'arif Kecamatan (Pergamacam) di Lokasi Wisata Edukasi Gondang Outbond (WEGO) Lamongan, pada 24-25 Desember 2022.
Ketua LP Ma'arif NU Sarirejo, Syaiful Anam, mengatakan bahwa kegiatan kemah Pramuka yang digelar oleh Sako Ma'arif NU Kecamatan Sarirejo diikuti 18 MI, dan menggunakan 80 tenda. Ia menyebut, kegiatan ini dalam rangka membentuk dan mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, serta bertaqwa kepada Allah SWT.
BACA JUGA:
- Gangguan Transmisi 500 kV, PLN Angkat Bicara soal Listrik Padam di Tuban hingga Lamongan
- Video Viral Diduga Pocong di Gang Kampung Gegerkan Warga Lamongan
- Truk Muat Combine Terbakar di Raya Lamongan-Babat, Kerugian Ditaksir Rp 40 Juta
- Jelang Iduladha, Pasar Hewan Ternak Tikung Lamongan Ramai Meski Harga Sapi Naik hingga 3 Juta
"Agar tujuan pendidikan tercapai, tentunya diperlukan kegiatan seperti Pramuka, sebagai upaya membangun, mengembangkan karakter, serta nilai-nilai luhur peserta didik, agar memiliki akhlaq mulia, sehat, berilmu, mandiri, cakap, dan kreatif. Selain kokurikuler, ekstrakurikuler juga tak kalah penting untuk mengembangkan potensinya," paparrnya.
Menurut dia, seorang pemimpin tidak bisa muncul dengan tiba-tiba, butuh proses dan praktik kepemimpinan. Ia menuturkan, pendidikan kepramukaan berperan dalam proses pembentukan kepribadian dan kecakapan hidup.
"Kepramukaan menjadi salah satu kegiatan yang mampu melahirkan sosok pemimpin baru yang kreatif dan inovatif, Maka selain pembinaan mental juga karakter yang kita tekankan dalam kegiatan ini," pungkasnya. (qom/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




