Pelantikan MD KAHMI Sidoarjo periode 2025-2030 di Pendopo Delta Wibawa.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Majelis Daerah (MD) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sidoarjo periode 2025-2030 resmi dilantik di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (30/4/2026) malam.
Pelantikan dilakukan Presidium Majelis Wilayah KAHMI Jatim, Agus Machfud Fauzi, terhadap 5 presidium dengan latar belakang beragam, yakni Chairil Anwar (akademisi), Sudarmawan (jurnalis), Tri Kisnowo Hadi (budayawan), Dini Purnawansyah (birokrat), dan Urip Prayitno (pengacara).
Mengusung tema 'Menggagas Pembangunan Infrastruktur Berkualitas Menuju Sidoarjo Lebih Baik', acara ini menjadi momentum konsolidasi strategis untuk mendukung percepatan pembangunan di Sidoarjo. Chairil Anwar selaku Koordinator Presidium menyebut komposisi pengurus kali ini membawa energi baru.
“Para pengurus di MD KAHMI Sidoarjo ini komposisinya lengkap. Ada anggota DPRD, pengacara, dokter, pengusaha, wartawan hingga birokrat. Ini adalah potensi besar untuk berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah daerah dalam membangun Sidoarjo,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, memberikan apresiasi dan berharap KAHMI, FORHATI, serta HIPKA menjadi mitra strategis Pemkab.
“Kami berharap pengurus MD KAHMI Sidoarjo bisa menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif Pemkab Sidoarjo. KAHMI harus mampu menghasilkan gagasan dan solusi nyata bagi arah pembangunan di Kota Delta,” katanya.
Sedangkan anggota Komisi V DPR RI, Ali Mufthi, hadir sebagai keynote speaker dan menekankan pentingnya sinkronisasi antara pemerintah daerah dan pusat, khususnya dalam pengelolaan APBD untuk proyek infrastruktur.
“Proyek infrastruktur, terutama perbaikan jalan dan normalisasi sungai untuk mengatasi langganan banjir, harus digarap secara efektif dan transparan,” ujarnya.
Menurut dia, soliditas MD KAHMI Sidoarjo sebagai aset penting mencetak pemimpin masa depan. Ia menyebut pasca-pelantikan, organisasi akan segera menggelar rapat kerja untuk merumuskan program per bidang, melakukan pembinaan kader HMI, serta memperkuat nilai keislaman dan keindonesiaan dalam setiap gerak organisasi. (sta/mar)





