Gubernur Khofifah saat meninjau pembangunan JLS Pansela.
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) Pantai Selatan (Pansela) Jatim atau Lot 6 dan 7 segera tuntas. Rinciannya, untuk Lot 7 JLS bahkan sudah 100 persen selesai pembangunan fisik, sedangkan Lot 6 JLS pembangunan fisik telah rampung digarap, dan kini masuk tahap penyelesaian.
Dengan progres penyelesaian fisik yang sudah memasuki tahap akhir, Gubernur Khofifah yakin tersambungnya JLS yang berada di antara Tulungagung-Trenggalek itu akan mendongkrak sektor ekonomi dan pariwisata yang di kawasan sekitar.
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
“JLS lot 7 sudah 100 persen, sedangkan untuk Lot 6 tinggal finishing kanan dan kiri badan jalan terutama irigasi. InsyaAllah, sesuai target pada April 2023 mendatang, lot 6 akan 100 persen rampung,” ujarnya, Jumat (27/1/2023).
Gubernur juga berkesempatan meninjau langsung JLS Lot 6 yang menghubungkan Trenggalek-Tulungagung, pada Senin (23/1/2023). Lot 6 JLS ini terbentang mulai dari Prigi-BTS Kabupaten Tulungagung-Klatak-Brumbun dengan panjang rencana 18,18 kilometer. Kementerian PUPR RI menargetkan proyek Pansela Lot 6 ini akan rampung pada April 2023 mendatang.

Berdasarkan Peraturan Presiden No 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi pada Kawasan Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan, Kawasan Bromo-Tengger-Semeru (BTS), serta Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan, pada segmen ini juga akan ada tiga rest area yang akan dibangun.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




