Ngotot Munas Lagi, PBNU Anggap Eksistensi PWNU-PCNU Sudah Tak Ada

Ngotot Munas Lagi, PBNU Anggap Eksistensi PWNU-PCNU Sudah Tak Ada Ilustrasi. Ribuan warga NU memenuhi gedung Balikpapan Sport and Convention Center atau yang biasa disebut Dome Balikpapan mengikuti Tabligh Akbar peringatan Harlah Muslimat NU ke-67 dan Pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Balikpapan, Sabtu (20/4) lalu. Foto: madinatuliman.com

Salah seorang aktivis KAUMAN yang lain mengungkapkan bahwa sikap PBNU yang memaksakan kehendak ini semakin menguatkan citra buruk kepemimpinan PBNU era sekarang. "Kita sudah mendengar dari PCNU dan PWNU kalau di Makassar adalah terburuk karena penuh dengan riswah (money politics). Makanya tak heran jika produk pengurusnya seperti sekarang. Mereka tak mau menghargai kiai (PWNU dan PCNU) di daerah dan hanya nuruti nafsu kepentingannya sendiri," katanya.

Para elite PBNU bahkan mau merombak struktur kepengurusan NU secara radikal, diantaranya, dengan cara menghilangkan Katib Am, A’wan, Mustasyar, dan mengganti PWNU dengan Konsul yang pengurusnya ditunjuk langsung oleh PBNU.

”Tapi setelah draft ini ramai ditolak, kini mereka bilang tak pernah ada niatan seperti itu. Padahal jajaran Syuriah PBNU sudah tahu karena difloorkan dalam rapat dan Munas. Bahkan draft itu sudah terlanjur beredar. Sekarang kok malah gak ngaku. Ini kan akal-akalan. Masak NU diurus orang tak jujur dan tak amanah seperti ini,” katanya.

Dalam rapat pleno PBNU beberapa waktu lalu, diputuskan bahwa Munas NU akan diselenggarakan setelah menyaksikan mayoritas PWNU seluruh Indonesia menolak AHWA. Oleh karena itu, agenda utama Munas NU pertengahan Juni nanti, yakni sosialisasi sistem AHWA.

Seperti diberitakan BANGSAONLINE.com, Katib Am Syuriah PBNU KH Malik Madani mengakui bahwa Munas NU kali ini digelar setelah sosialisasi AHWA gagal dan mendapat penolakan. "Makanya, PBNU akan mengadakan Munas lagi untuk ketiga kalinya," ujar KH Malik Madani kepada BANGSAONLINE.com.

Dalam tiga acara Pra yang digelar di Lombok, Makassar, dan Medan, para PWNU dan PCNU yang hadir menolak AHWA. Bahkan, tak hanya menolak AHWA secara lisan, beberapa PWNU dan PCNU yang hadir juga telah menyiapkan surat penolakan berkop resmi PWNU dan PCNU lengkap dengan tanda tangan dan stempel. (tim)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Mobil Dihadang Petugas, Caketum PBNU Kiai As'ad Ali dan Kiai Asep Jalan Kaki ke Pembukaan Muktamar':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO