Ilustrasi anak belajar. Foto: pixabay
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Rencana masa depan keluarga, terutama terkait keuangan dan pendidikan anak sangatlah penting. Biaya pendidikan yang semakin mahal membuat perencanaan yang matang menjadi hal yang diperlukan. Salah satu cara untuk mempersiapkan dana pendidikan adalah dengan memanfaatkan produk keuangan seperti asuransi dan tabungan pendidikan. Meskipun keduanya serupa dalam tujuan mempersiapkan dana pendidikan, sebenarnya ada perbedaan antara keduanya.
Berikut Perbedaan Asuransi dan Tabungan Pendidikan
BACA JUGA:
- Setahun Kepemimpinan Khofifah-Emil, Dindik Jatim Klaim Program Jatim Cerdas Lampaui Target
- Dampingi Khofifah Bertemu Menteri Pendidikan Singapura, Kadindik Jatim Siapkan Generasi Emas 2045
- Lebih dari Sekadar Nilai: Bukti Nyata Prestasi Non-Akademik SMA Dwiwarna dalam Membentuk Pemimpin
- Sarasehan Komunitas dan Lembaga Pendidikan, Wali Kota Pasuruan Tegaskan Penguatan SDM
1. Fungsi Utama
Asuransi pendidikan berfungsi sebagai proteksi dana pendidikan. Ini berarti jika individu yang membayar premi meninggal dunia atau mengalami kondisi tertentu yang tercatat dalam kesepakatan, dana pendidikan akan tetap terproteksi. Sementara itu, tabungan pendidikan digunakan khusus untuk menyimpan dana pendidikan, dan dapat digunakan kapan saja sesuai kebutuhan.
2. Lembaga yang Mengeluarkan
Asuransi pendidikan dikeluarkan oleh perusahaan asuransi seperti Allianz, AIA, dan Prudential. Sedangkan tabungan pendidikan hanya dikeluarkan oleh bank tempat dana disimpan.
3. Setoran
Setoran untuk asuransi pendidikan meliputi biaya premi yang terdiri dari biaya asuransi, dana investasi, dan lain-lain. Nilai premi sesuai dengan polis yang dipilih. Sedangkan tabungan pendidikan memiliki setoran yang sesuai dengan kemampuan menabung individu.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




