Tersangka gendam saat diperiksa penyidik. (foto: haris/BANGSAONLINE)
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Upaya polisi menangkap penadah curanmor yang dilakukan Sapar alias Budianto SH (45) yang ditangkap tim Buser Reskrim Polres Lamongan buntu.
Pasalnya, pria asal Desa Baureno, Bojonegoro ini tidak mau buka suara siapa nama penadah puluhan kendaraan motor yang berhasil dicurinya dengan cara gendam. "Kendaraan hasil kejahatannya rata-rata dibuang ke wilayah Jawa Tengah," ungkap salah satu penyidik.
BACA JUGA:
- 4 Pengedar Okerbaya Lintas Kota Dibekuk, Polsek Brondong Lamongan Sita 36 Ribu Lebih Pil
- Polsek Brondong Lamongan Gerebek Kios Penjual Miras Ilegal, Ratusan Botol Miras dan Es Moni Disita
- Pulang Main Skateboard, Pemuda di Lamongan Diduga Dibegal 6 Orang hingga Tak Sadarkan Diri
- Pengunjung Kafe di Lamongan Meninggal Mendadak, Sempat Alami Kejang
"Pernah menyebut nama, tetapi setelah kita cek ke orang tersebut, ternyata dia tidak kenal dengan pelaku. Pokoknya ia ini pemain lama mas," imbuhnya.
Paur Subbag Humas Polres, Ipda Raksan membenarkan sulitnya membongkar jaringan penadah motor curian ini. Pihaknya mengatakan akan terus berusaha meminta keterangan dari pelaku soal pengepul motor curian.
Seperti diberitakan sebelumnya, Safar (45) alias Budhianto SH spesialis gendam dengan sasaran wanita berhasil dibekuk satuan Buser, Reskrim Polres Lamongan. Pria asal Desa Baureno Bojonegoro ini ditangkap setelah berkali-kali lolos dari sergapan polisi. (ais)
Baca juga: Spesialis Tukang Gendam di Lamongan Diringkus Polisi, 10 Motor Disikat
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






