Bakal Calon Presiden 2024, Anies Baswedan (Instagram/aniesbaswedan)
JAKARTA,BANGSAONLINE.com - Kelompok Buruh di Bogor, Jawa Barat meminta Anies untuk mengkaji ulang Undang-undang Cipta Kerja bila terpilih menjadi Presiden.
Hal tersebut disampaikan Ketua DPC Serikat Pekerja/Buruh Pabrik Kimia Energi Pertambangan (SP-KEP) Kabupaten Bogor, Mujimin usai Anies menemui kelompok buruh.
BACA JUGA:
- Jelang May Day, Polda Jatim Gelar MCU Gratis untuk 2.000 Buruh
- Kapolri Silaturahmi Ramadhan Bareng KSPSI Jatim, Ajak Buruh Bersatu Hadapi Dampak Dinamika Global
- Presiden Respons Surel Gus Lilur, Menteri KKP Langsung Terbitkan Permen KP No. 5 Tahun 2026
- Disebut Hindari Bayar THR, PT KAS Klarifikasi soal Ratusan Buruh Mie Sedaap yang Dirumahkan
Mujimin menyebut, bila Undang-undang Cipta Kerja menjadi masalah bagi kelompok buruh.
"Akar masalah kami karena Undang-Undang Cipta Kerja, Pak. Nanti tolong apakah dicabut atau direvisi UU itu," kata Mujimin dalam keterangan pers tim Anies Baswedan yang disampaikan ke wartawan, Sabtu (22/7/2023).
Dalam agendanya di Bogor, Anies bersilaturahmi dan mendengarkan keluhan dari para buruh yang tergabung di 14 serikat pekerja.
Menurut keterangan timnya, Anies pun mendengarkan dan siap memperjuangkan nasib buruh.
Tak hanya itu, Anies berjanji akan segera menyelesaikan masalah buruh bila terpilih menjadi Presiden di Pemilu 2024 mendatang.
"Kami membawa catatan dan rekam jejak saat bertugas di Jakarta. Jadi kami tidak hanya berjanji. Insya Allah semua masalah akan kita bereskan jika dipercaya memimpin Republik ini," ungkap Anies. (van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




