Ketua PWNU Sulut: Hasil Munas Nanti Dibatalkan Muktamar

Ketua PWNU Sulut: Hasil Munas Nanti Dibatalkan Muktamar PWNU Sulawesi Utara (Sulut) saat acara silaturahim dengan KH Ir Salahuddin Wahid (Gus Solah) di Manado, Selasa (21/4/2015). Dari kiri, tampak Gus Solah, KH. Sya’ban Mauludin, M.Pd.I (Ketua Tanfidziah PWNU Sulawesi Utara) dan KH Rizal Anwar (Wakil Rais Syuriah PWNU Sulawesi Utara). Foto: BANGSAONLINE.com

(Baca juga: PWNU Bengkulu Ungkap Kecurangan: Munas NU Tidak Sah, Diwarnai Kebohongan)

Bahkan Rais Syuriah Sulawesi Tengah Dr KH Jamaluddin Maryajang menilai PBNU telah merendahkan PWNU dan PCNU, terutama karena memaksakan AHWA dalam Munas. Kiai Jamaluddin menilai bahwa penolakan AHWA yang massif tapi tak digubris oleh PBNU bakal berimplikasi serius bagi PBNU.

(Baca juga: Dr KH Jamaluddin, Rais Syuriah Sulteng: PBNU Langgar Organisasi dan Lecehkan AD/ART)

Penilaian hampir serupa disampaikan KH Drs. H. A. Ghozali Masruri, salah seorang tokoh NU pelaku sejarah AHWA dalam ke-27 pada 1984 di Situbondo. Ia menyayangkan langkah PBNU menggelar Munas yang ternyata direkayasa untuk menggiring peserta kepada AHWA pada Sabtu (14-15/6/2015). ”Ini kondisioning,” kata Kiai Ghozali Masruri kepada BANGSAONLINE.com, Senin (15/6/2015).

“Kalau ada apa-apa saya tak bertanggungjawab terhadap Allah SWT,” katanya. (tim)

(Baca juga: KH Ghozali Masruri: Munas Kondisioning, Saya tak Bertanggung Jawab kepada Allah)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Mobil Dihadang Petugas, Caketum PBNU Kiai As'ad Ali dan Kiai Asep Jalan Kaki ke Pembukaan Muktamar':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO