Saat Konferensi Pers tanmpa Jurnalis/Wartawan di Polres Pamekasan.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Belasan Wartawan yang tergabung dalam ‘Grup Mitra Polres Pamekasan’ yang dibentuk oleh Humas Polres Pamekasan, menyatakan keluar dari grup tersebut.
Bahkan, Ketua Forum Wartawan Pamekasan (FWP), juga menginstruksikan kepada anggotanya untuk keluar dari grup itu.
BACA JUGA:
- Terekam CCTV, Polres Pamekasan Dalami Kasus Pencurian Gelang di Toko Emas
- Ratusan Motor Hasil Razia Balap Liar di Pamekasan Belum Diambil Pemiliknya
- Polsek Tamberu Pamekasan Bongkar Dugaan Penimbunan Solar Subsidi, 525 Liter Disita
- Pemilik Travel Umrah di Pamekasan Jadi Tersangka, Kerugian Jemaah Rp300 Juta
Keluarnya para wartawan dari media cetak, media online dan TV, dipicu lantaran Polres Pamekasan, pada Jumat (18/8/2023) lalu, tidak melibatkan awak media saat konferensi pers.
"Polres menggelar konferensi pers tanpa melibatkan wartawan sama sekali, (pada Jumat, 18 Agustus 2023, red) katanya konferensi pers internal, kok, ada konferensi pers internal? Dan tidak melibatkan insan pers?” terang wartawan Inews TV, Dedy Priyanto.
Dedy menyebut, beberapa media yang keluar dari grup tersebut diantaranya, TV One, Indosiar, Inews TV, Trans TV, JTV, Kompas TV, Metro TV, TVRI, K-TV, Madu TV, MJTV dan Hikmah TV.

Koordinator Jurnalis TV Pamekasan, Risk Yadi mengaku kecewa dengan Polres Pamekasan, yang seakan-akan tebang pilih. Bahkan, menurutnya, ada oknum pamekasan yang menyindir para wartawan TV.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




