Tangkapan layar sekelompok pemuda diduga gangster bersajam
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Sekelompok remaja diduga gangster menyerang warga di Kampung Kupang Krajan I, Sawahan, menggunakan senjata tajam dan petasan pada Jumat (14/3/2026) sekitar pukul 02.30 WIB.
Aksi tersebut terjadi saat sekelompok pemuda kampung tengah melakukan patroli musik sahur menjelang waktu makan sahur.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, puluhan remaja yang diduga berasal dari wilayah Surabaya Utara datang menggunakan sepeda motor dan membawa senjata tajam jenis celurit. Mereka menyerang sekelompok pemuda di kawasan Jl. Kupang Krajan Gang I.
Aksi penyerangan tersebut sempat terekam kamera ponsel warga dan kamera CCTV di salah satu gang permukiman setempat.
Peristiwa itu juga disaksikan langsung oleh dua pemuda setempat, Angga (15) dan Kevin (17), yang saat itu berada di lokasi kejadian.
“Pada malam itu saya bersama beberapa teman akan melakukan patroli musik sahur. Sekitar pukul 02.00 wib saat kami keluar dari gang 1 dan berada jalan Pasar Kembang kami bertemu mereka,” ujar Angga, Jumat (13/3/2026).
Kevin menuturkan, kelompok pemuda tersebut datang secara tiba-tiba dari arah belakang menggunakan sejumlah sepeda motor.
“Saat Patroli music sahur bersama teman sekampung, tiba tiba dari arah belakang ada kelompok pemuda mengunakan motor sekitar 7 motor membawa senjata dan di gesekkan ke jalan raya, sehimgga kami menghindar dan kembali masuk kampung,” ujar Kevin di hari yang sama.
Serangan dari kelompok luar kampung itu sempat mendapat perlawanan dari pemuda setempat. Mereka menyalakan petasan yang diarahkan ke kelompok penyerang sehingga terjadi aksi saling kejar di sekitar lokasi.
Terkait kejadian tersebut, Kapolsek Sawahan Kompol Muljono membenarkan adanya insiden penyerangan yang diduga dilakukan oleh kelompok gangster.
Ia mengatakan pihaknya telah memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan, termasuk tokoh lingkungan dan dua saksi yang berada di lokasi saat kejadian.
“Memang kami memangil mereka guna untuk mencari keterangan terkait kejadian itu, untuk dua pemuda yang mengerti awal peristiwa. Dan dugaan sementara para pemuda luar kampung adalah warga Surabaya Utara,” ujarnya, Muljono.
Muljono juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya saat kegiatan membangunkan sahur selama Ramadan.
"Karena sudah ada kejadian anggota gangster yang tiba-tiba menyerang anak kampung, ketika membangunkan sahur. Saya titip pesan pada orangtua, jaga putera-puterinya jangan lagi membangunkan sahur di jalan raya," pungkasnya. (rus/van)















