Gubernur Khofifah saat menghadiri pengukuhan Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur Periode 2023-2027.
Di sisi lain, gubernur mengingatkan bahwa peran Ketua Umum maupun Ketua PW Pemuda Muhammadiyah sama pentingnya. Terlebih dengan wacana pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur.
"Saya sering menyampaikan, kalau ibu kota negara secara de jure pindah ke Kaltim, Insya Allah de facto-nya ada di Jatim. Maka resonansi Pemuda Muhammadiyah di Jawa Timur akan sampai ke seluruh Indonesia. Untuk itu, selamat menjalankan mandat semoga lancar barokah," ucapnya.
Sementara itu, Ketua PW Muhammadiyah Jawa Timur, Sukadiono, berpesan untuk menjadi seseorang yang tidak terbelenggu kenormalan. Seperti ajaran Buya Hamka yang mengatakan bahwa kegilaan sangat menakutkan, tapi juga sangat dibutuhkan.
"Maka pesan saya, untuk mengubah sejarah yang membeku jadilah orang gila. Jadilah seperti Nabi Ibrahim AS ketika menghadapi Namrud , jadilah seperti Nabi Musa AS ketika melawan Fir'aun, dan jadilah seperti Sutan Sjahrir yang menculik tokoh-tokoh untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia," paparnya.
Pengukuhan ini berdasarkan Surat Keputusan Pemuda Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Nomor 1.5/36/1445 yang ditetapkan tanggal 28 Shafar 1445 Hijriah atau 13 September 2023. Yang mana, tertera susunan pengurus Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur periode 2023-2027 yang 22 anggotanya dikukuhkan.
Mereka adalah M. Anang Nafi’uzzaki yang menduduki kursi ketua, Ali Zulkarnain sebagai sekretaris, serta Achmad Rosyidi sebagai bendahara. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




