Edward Tannur, ayah pelaku pembunuhan Gregorius Ronald Tannur saat jumpa pers, Selasa (10/10/2023).
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Ronald (31) kepada korban Andini (29) hingga meninggal dunia, kini orang tua Ronald angkat bicara.
Edward Tannur yang merupakan ayah kandung dari pelaku penganiayaan tersebut yang juga anggota DPR RI mengadakan jumpa pers dengan beberapa awak media di Kantor Lisa Assosiasi sekitaran Surabaya Barat, Selasa (10/10/2023).
BACA JUGA:
- Ngaku Tak Tahan Nafsu, Pria di Surabaya Tega Setubuhi Putri Kandung yang Berusia 17 Tahun Sejak 2025
- Polrestabes Surabaya Bongkar Sindikat Scamming dan Penyekapan Internasional, 44 WNA Ditangkap
- Geger Temuan Kerangka di Sememi, Tim Inafis Polrestabes Surabaya Lakukan Identifikasi
- Polrestabes Surabaya Tangkap Pelaku Pembunuhan di Pragoto, Kapolrestabes Sebut Aksi Tunggal
Dalam pertemuan tersebut, Edward Tannur mengatakan, dirinya merasa sedih dengan apa yang dilakukan oleh putranya.
“Memang dari lubuk hati paling dalam saya merasa sedih dan kaget dengan apa yang dilakukan putra saya, namun saya tidak mau ikut campur akan kasus yang telah dialaminya, biarlah Polisi yang melaksanakan tugasnya secara profesional,” ujarnya,
Menurutnya, apa yang dilakukan oleh Ronald tersebut, wajib dipertanggungjawabkan.
“Dia putra saya sudah dewasa dan dengan apa yang telah diperbuat harus ditanggungnya sendiri. Saya sebagai orang tua hanya memberikan dukungan moral agar sabar dan kemudian hari harus lebih berhati- hati,” ungkapnya.
Meski demikian, Anggota DPR RI dari Fraksi PKB tersebut mengakui, pihak keluarga belum sempat bertemu dengan Ronald.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




