Naura, bocah 9 tahun yang menjadi Putri Cilik Jawa Timur 2023.
Ia berharap, dengan adanya keberhasilan ini, menjadi awal perjalanan panjang sang buah hati menjadi seorang model.
“Hubungan dia dan teman-temannya tidak boleh berubah. Dia harus tetap menjadi pribadi yang sama sebagaimana sebelum menjadi juara,” katanya.
Sementara itu, pemilik Sekolah Syam Modelling, Hermawan sudah melihat bakan Naura sejak kecil.
"Kadang aku bisa melihat karakter orang. Dari segi wajah, dia punya karakter bagus. Wajahnya punya karakter untuk jadi model. Kebetulan dia didukung orang tuanya dan memiliki motivasi dan attitude yang bagus,” katanya.
Peran dari orang tua, lanjutnya, sangat besar dalam pengembangan bakat Naura. Sebab, orang tua memiliki peran utama untuk membentuk karakter seorang anak.
“Yang paling berperan mamanya. Saat Naura kelas 1, dia menang kontes Ning Cilik Jember. Di situ mulai terlihat bakatnya,” katanya.
Ia juga mengungkapkan, di Jember sebenarnya memiliki banyak potensi di dunia model. Namun, tantangan yang dihadapi tidak sedikit.
"Anak Jember rata-rata kalau belum berprestasi akan insecure. Tapi begitu punya prestasi, sombongnya bukan main. Itu yang sering saya hadapi. Di tempat saya, kalau ada talent yang sombong akan ditegur. Satu kali, dua kali, tiga kali kalau tidak berubah akan kami keluarkan,” katanya.
Saat ini, Syam Modelling mendidik 15 talent bocah yang duduk di bangku sekolah dasar. Rencananya, Hermawan akan mengikutsertakan anak-anak asuhnya dalam grand final Wajah Indonesia 2024 di Jakarta. (aji/yud/sis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




