Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, saat memberi sambutan didampingi Kepala Diskominfo Kota Kediri, Apip Permana (kiri). Foto: Ist
KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, membuka evaluasi kinerja Person in Charge (PIC) Sistem Informasi Manajemen Publikasi Kegiatan Pemerintah Kota Kediri (SI-Malik), Senin (20/11/2023). Seluruh PIC SI-Malik di OPD mengikuti agenda tersebut.
"Memang publikasi sangat diharapkan peningkatan frekuensinya dan pelatihan bagaimana publikasi yang komunikatif. Harapan saya ke depan setiap OPD punya ahli kreatif. Jadi setiap kegiatan disiapkan dan dipublikasikan secara luas tidak hanya di lingkup OPD saja," kata Zanariah.
BACA JUGA:
- Galeri DIKTA SuaR Resmi Diperkenalkan, Akses UMKM Disabilitas Kabupaten Kediri Makin Terbuka
- Kasus Rekayasa Perangkat Desa di Kabupaten Kediri, 3 Eks Kades Dipenjara
- Buka Giling PG Pesantren Baru 2026, Wali Kota Kediri Tekankan Inovasi dan Lingkungan
- Polisi Ringkus Pasangan Pembuat Video Asusila di Kediri
Ia mengungkapkan, SI-Malik dapat mewadahi perangkat daerah dan unit kerja untuk sinkronisasi informasi program kegiatan yang akan dilaksanakan. Sehingga, Pemkot Kediri melalui Diskominfo bisa merencanakan publikasi kegiatan yang diselenggarakan oleh OPD.
Dengan adanya SI-Malik, lanjut Zanariah, semua OPD dan unit kerja berkewajiban menginput acara atau kegiatan yang akan dilaksanakan. Ia menyebut, Diskominfo Kota Kediri dapat membantu melalui pembuatan rilis berita maupun konten yang akan dipublikasikan ke media sosial, media massa lokal, bahkan nasional.
"Mulai tahun depan sebelum memulai kegiatan seluruh OPD bisa membuat prognosis kegiatan setahun ke depan. Jadi nanti bisa diketahui mana saja yang harus dihadiri oleh kepala daerah, Sekda ataupun yang lain. Publikasinya pun bisa jauh lebih siap dan matang," tuturnya.
Menurut data dari Kepala Diskominfo Kota Kediri, pemanfaatan SI-Malik dirasa belum optimal selama 2 tahun keberadaannya. Tercatat, baru ada 73,12 persen OPD dan unit kerja yang menginput agenda kegiatan melalui SI-Malik, sehingga perlu dioptimalkan meskipun sistemnya sudah ada.






