Pastikan Bantuan Merata, BPBD Sumenep Percepat Asesmen Dampak Puting Beliung di Tiga Kecamatan

Pastikan Bantuan Merata, BPBD Sumenep Percepat Asesmen Dampak Puting Beliung di Tiga Kecamatan Ach. Laili Maulidy, Kepala BPBD Sumenep.

SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep terus bergerak cepat melakukan pemetaan dampak riil pascabencana angin puting beliung yang menerjang sejumlah wilayah.

Tim asesmen dikerahkan untuk menyisir setiap titik terdampak guna memastikan besaran kerusakan pada hunian warga maupun fasilitas umum lainnya agar seluruh bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran.

Kepala BPBD Sumenep, Ach. Laili Maulidy, menegaskan bahwa meskipun proses pendataan terus berjalan seiring ditemukannya indikasi kerusakan baru. Menurutnya, hingga saat ini tidak ditemukan adanya penambahan korban.

“Asesmen kami lakukan berdasarkan seluruh gejala kerusakan yang ada. Sampai hari ini belum ada laporan penambahan korban,” ungkap Laili, Selasa (3/2/2026).

Berdasarkan data sementara, wilayah terdampak mencakup Kecamatan Bluto, Pragaan, dan Guluk-guluk. Di Desa Kapedi, Kecamatan Bluto, tercatat lima warga mengalami cedera. Empat di antaranya mengalami luka ringan dan sudah diperbolehkan pulang, sedangkan satu korban masih memerlukan observasi medis lebih lanjut.

“Korban berada di beberapa lokasi. Kondisi mereka terus kami pantau, terutama satu warga yang masih dirawat,” tambah Laili.

Sebagai langkah respons cepat, BPBD telah menyalurkan bantuan darurat untuk menopang kebutuhan dasar masyarakat yang aktivitasnya masih terganggu. Bantuan tersebut meliputi makanan siap saji, lauk pauk, terpal untuk perbaikan darurat atap rumah, kasur lipat, family kit, hingga perlengkapan sandang bagi laki-laki dan perempuan.

Dalam upaya pemulihan ini, BPBD juga bersinergi dengan Dinas Sosial Kabupaten Sumenep yang menangani pendistribusian sembako. Unsur lintas sektor seperti Tagana dan Perkimhub pun turut serta menjangkau lokasi-lokasi terdampak yang sulit diakses guna memastikan tidak ada warga yang terlewat dari bantuan.

BPBD berkomitmen akan terus melakukan pendampingan hingga situasi di lapangan benar-benar kondusif. Saat ini, fokus utama petugas adalah memberikan kepastian kepada warga mengenai tingkat kerusakan properti mereka dan memastikan langkah-langkah rehabilitasi dapat segera dilaksanakan agar kehidupan masyarakat kembali normal. (rev)