PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Jam'iyah Ruqyah Aswaja (JRA) adalah sebuah perkumpulan pengobatan ala Nabi Muhammad SAW yang dibentuk di Pasuruan.
Ketua JRA Ustadz Zaky Taufiq menyampaikan visi-misi JRA adalah berdakwah lewat pengobatan dengan metode ruqyah. Yakni pengobatan dengan amalan ayat-ayat Alqur'an.
BACA JUGA:
- Ijtihad, Otoritas, dan Kemaslahatan dalam Penetapan Hari Raya
- Ramadan Momentum Keluarga, Lia Istifhama Ajak Orang Tua Bangun Kedekatan Emosional dengan Anak
- Polres Pasuruan dan Komunitas Punisher Renovasi Mushola Klompang
- Peringati Hari Santri 2025, Laskar Kamil Santuni Anak Yatim di Kabupaten Pasuruan
Selain melalui amalan ayat-ayat Alqur'an, ia menguraikan pengobatan juga menggunakan metode fastu, semacam bekam atau pengambilan darah dari urat besar. Kemudian gurah atau pengeluaran lendir lewat hidung, mata, dan telinga.
Di samping itu, JRA juga menyediakan pijat tradisional, akupuntur, jari petir (menghidupkan syaraf). Dasar dari JRA itu yakni mengamalkan pengobatan ala Islam, di mana salah satu turunya Alqur'an adalah sebagai syifa' (obat).
"Pada intinya mendakwahkan Alqur'an lewat pengobatan," jelas Zaky saat menghadiri Hari Lahir Komunitas Informasi Seputar Gempol (ISG) di Pendopo Air Panas, Kepulungan, Gempol, Kabupaten Pasuruan.
Saat ini, JRA sudah memiliki 10 anak cabang di wilayah Pasuruan Raya, yakni Gempol, Bangil, Beji, Pandaan, Prigen, Sukorejo, Purwosari, Rembang, Pastim, dan pusatnya di Grati.
Adapun kegiatan JRA dilaksanakan tiap hari Minggu secara massal.
"Siapa pun yang bekenan mengundang kami secara massal, biayanya gratis," terang Zaky. (afa/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






