Jenazah korban saat dievakuasi oleh pihak kepolisian.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Keluarga korban Abdul Malik (51), jenazah yang ditemukan di sungai bawah jembatan Jalan KH. Ali Mas’ud, Sidokerto, Buduran, serahkan kasus tersebut ke Polresta Sidoarjo.
Selain itu, keluarga korban beserta rekan korban dari paguyuban driver online Sidoarjo, juga menuntut polisi untuk segera mengungkap kasus ini.
BACA JUGA:
- Polresta Sidoarjo Salurkan 100 Hewan Kurban pada Iduladha 1447 Hijriah
- Tabrak Tossa, Bus Bagong Alami Kecelakaan Karambol di Krian Sidoarjo, 3 Orang Alami Luka
- Pelajar 17 Tahun Jadi Korban Luka Usai Motor Tabrak Mobil di Balongbendo Sidoarjo
- 35 Siswa SD di Sidoarjo Dapat Pelatihan Jadi Polisi Cilik untuk Lomba Polda Jatim
Anak korban, Wahyu saat ditemui Senin (18/12/2023), tidak bisa berkomentar terkait kasus yang menimpa ayahnya. Ia menyerahkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.
"Keluarga percaya kepada kepolisian. Kami menyerahkan kasus ini kepada kepolisian," ungkapnya.
Saat ini, pihak keluarga juga masih belum bisa memberikan keterangan apapun. Namun, pihak keluarga berharap, pelaku segera ditangkap.
Sementara itu, Dokter Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, dr. Sp.fm Deka Bagus Binarsa mengatakan, korban meninggal dunia akibat kekerasan benda tumpul.
"Untuk hasil pemeriksaanya sudah kami dapatkan, kematian korban akibat kekerasan tumpul di bagian kepala," bebernya.
Ia juga menyebutkan, terdapat luka pada seluruh tubuh korban, diantaranya luka memar bagian wajah dan luka robek pada bagian bibir.
"Selain itu diduga mayat tersebut dibunuh terlebih dahulu, dari hasil otopsi mayat dibuang enam hingga delapan jam sebelumnya," terangnya.
Informasi yang berhasil dihimpun, Abdul Malik merupakan korban perampokan dengan pembunuhan. Selain itu, mobil yang dicuri oleh pelaku, masih dalam proses mengangsur.
Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo masih belum memberikan keterangan. (cat/rif)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




